Dita Karang saat mencicipi Kopi Tuku Foto: Dok WeverseKementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Atase Perdagangan (Atdag) RI Den Haag memfasilitasi pertemuan Toko Kopi Tuku dengan lembaga halal Eropa, Halal Quality Control (HQC) Group.Pertemuan ini merupakan bagian dari komitmen Toko Kopi Tuku untuk mendapatkan sertifikasi halal Belanda sebelum membuka cabangnya di Belanda. Secara khusus, ekspansi ini menyasar komunitas muslim di Negara Kincir Angin sebagai salah satu target konsumennya.Atdag RI Den Haag Annisa Hapsari mengatakan pertemuan tersebut menjadi sarana untuk memahami prosedur sertifikasi halal di Belanda, tren pasar halal di Eropa, hingga berbagai regulasi yang mengaturnya.“Eksportir mamin seperti Toko Kopi Tuku, melihat pemenuhan sertifikasi halal sebagai kunci memasuki pasar halal Belanda,” kata Sari melalui keterangan tertulis Kementerian Perdagangan, dikutip Jumat (29/8).Menurutnya, Belanda memiliki potensi pasar halal yang menjanjikan. Tercatat ada sekitar 1,2 juta orang yang tergabung dalam Komunitas muslim di Belanda, 140 ribu orang di antaranya merupakan komunitas muslim di Amsterdam.“Potensi ini dapat dimanfaatkan eksportir Indonesia untuk memasukkan produk halal ke Belanda,” kata Sari melalui keterangan tertulis Kementerian Perdagangan, dikutip Jumat (29/8).Lebih lanjut, Sari menyebut tren halal di Belanda dan Uni Eropa menunjukkan pertumbuhan signifikan mencapai USD 396,0 miliar pada 2024. Nilai ini diprediksi akan meningkat mencapai USD 663,4 miliar pada 2033.“Peningkatan permintaan produk halal juga datang dari konsumen nonmuslim karena produk halal dinilai sebagai pilihan etis dan sehat,” urai Sari.Ilustrasi logo kopi Tuku. Foto: Stagehunter.id/ShutterstockSari memperkirakan potensi nilai ekspor makanan minuman halal ke Belanda dapat meningkat melalui penggunaan kopi, gula aren, dan bumbu masakan yang akan didatangkan langsung dari IndonesiaOleh karena itu, Sari mengajak lebih banyak pelaku usaha makanan dan minuman (mamin) Indonesia melihat kesempatan ekspor ke Belanda, terutama bagi produk-produk yang menargetkan konsumen muslim.Sementara itu, Head of Product Toko Kopi Tuku Muhammad Ramiz mengatakan bahwa sertifikasi halal menjadi bukti konsistensi jenama dalam menjaga kehalalan.