Lifting hingga Tender Blok Migas Jadi PR Dirjen Migas yang Baru Dilantik

Wait 5 sec.

Kilang minyak (antara)JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melantik dan mengambil sumpah Laode Sulaeman sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) pada hari ini, Jumat 29 Agustus"Salah satu tugas Bapak (Dirjen Migas) adalah untuk membantu saya adalah kedaulatan energi dalam konteks peningkatan lifting. Kita tahu semua bahwa lifting kita dalam kondisi yang tidak sebaik sebelum tahun 2020. Sekarang, laporan yang saya terima sudah menghasilkan 600.000 barel, sementara target kita di tahun 2025 sebesar 650.000 barel," kata Bahlil, Jumat, 29 Agustus.Untuk mewujudkan target tersebut, Bahlil menekankan perlunya komunikasi yang intens antara Dirjen Migas, Satuan Kerja Khusus Migas, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), serta Satuan Tugas (Satgas) Peningkatan Lifting Migas. Koordinasi yang erat dinilai krusial agar kebijakan dan langkah teknis di lapangan berjalan selaras dan efektif.Hal penting lain yang ditekankan Bahlil adalah integritas dalam bekerja. Ia meminta Dirjen Migas untuk menghindari praktik yang berisiko menimbulkan masalah hukum dan selalu menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku."Jadi, saya titip Pak Laode agar aturan harus dipegang. Yang bisa saya jelaskan kepada Pak Laode adalah jangan mau dikendalikan oleh siapapun, jadikan aturan sebagai pedoman," tegas Bahlil.Ia mengingatkan agar regulasi yang dinilai menghambat percepatan peningkatan lifting segera direvisi dan proses tender terhadap blok-blok yang belum dilelang dipercepat."Segera perbaiki regulasi yang menyulitkan percepatan peningkatan lifting migas dan segera lakukan tender-tender blok-blok yang belum melakukan tender. Kita harus fokus meningkatkan lifting dan menjalankan aturan" tutur Bahlil.Menanggapi arahan tersebut, Laode menyatakan akan mengimplementasikan petunjuk Menteri secara teknis dan berkomitmen menjaga realisasi lifting sesuai target.Ia menyebut peningkatan lifting menjadi prioritas sesuai dengan apa yang selalu disampaikan Menteri ESDM dalam setiap kesempatan serta menyegerakan melelang lapangan-lapangan migas yang belum ditenderkan.