Manjakan Lidah, Puluhan Kuliner Legendaris Penjuru Nusantara Hadir di Surabaya

Wait 5 sec.

Festival Kuliner Legendaris Tjap Legend di Surabaya. Foto: Masruroh/BasraIndonesia kaya akan ragam kuliner yang sudah melegenda dan diwariskan lintas generasi. Untuk melestarikan sekaligus memperkenalkan kekayaan rasa Nusantara kepada masyarakat luas, Festival Kuliner Legendaris Tjap Legende kembali hadir tahun ini dengan format roadshow di sejumlah kota besar Indonesia, salah satunya di Surabaya.Festival Kuliner Tjap Legende hadir di main Atrium Grand city Surabaya hingga 7 September 2025. Ada 50 jenis kuliner legendaris dari berbagai daerah di Indonesia siap memanjakan lidah pengunjung.Beberapa di antaranya Warung Mak Beng Bali 1941, Toko Oen Semarang 1936, Nasi Pindang Kudus Gajahmada 1987, Empal Gentong Mang Darma Cirebon 1947, Lekker Gajahan Solo 1968, Serabi Notosuman Solo 1923, hingga Mie Tugu Solo Apem Beras & Carabikang Bu Siti Pasar Ngasem Yogyakarta 1957."Jadi kuliner yang hadir ini memang benar-benar yang sudah melegenda, tidak hanya dari pulau Jawa tapi ada juga yang dari luar pulau Jawa, seperti dari Pontianak dan Pulau Bali," ujar Public Relations Grand City Surabaya Brigitta Lidwina Rustan, kepada Basra, Jumat (29/8).Perempuan yang kerap disapa Wina ini melanjutkan, acara ini bukan hanya soal makan, tetapi juga tentang melestarikan cita rasa Indonesia agar tetap hidup lintas generasi."Ya supaya anak-anak muda itu tahu tentang kuliner legendaris yang ada negaranya sendiri, tidak hanya kuliner kekinian yang diketahui," imbuh Wina.Salah satu pengunjung, Yosan (30) asal Surabaya mengaku menyukai variasi kuliner yang ada di Festival Tjap Legende. Menurutnya, kuliner di lokasi ini termasuk kuliner otentik yang legendaris dan sukar ditemukan di lokasi lain"Suka sih, karena beberapa kuliner di sini legend ya, tidak bisa kita temukan di sembarang tempat lain. Misalnya Mak Beng yang memang sudah melegenda dan hanya ada di Bali," tuturnya.