TikTok Live Dibatasi, Komdigi: Voluntarily TikTok, Tidak Ada Arahan dari Kami

Wait 5 sec.

Tampilan TikTok Live tidak bisa diakses (foto: tangkapan layar VOI) JAKARTA - Malam ini, masih di tengah ramainya aksi demo, beberapa warganet mengeluhkan adanya kendala saat ingin melakukan siaran langsung melalui platform TikTok. Merespons masalah tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan bahwa kendala tersebut bukanlah permintaan dari pemerintah, melainkan pihak TikTok sendiri yang melakukannya. “Voluntarily TikTok,” kata Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, saat dikonfirmasi VOI pada Sabtu, 30 Agustus melalui pesan singkat WhatsApp. Lebih lanjut, Alex juga mengatakan, “Tidak ada arahan dari kami. Kami justeru monitor perkembangan dari live streaming.”Dalam sebuah gambar yang dikirimkan Alex, terdapat sebuah pemberitahuan dari TikTok, yang mengatakan bahwa pembatasan akses ke siaran langsung TikTok di Indonesia dilakukan akibat meningkatnya kekerasan selama protes. “Karena meningkatnya kekerasan selama protes di Indonesia, kami secara sukarela memperkenalkan langkah-langkah perlindungan tambahan untuk menjaga TikTok tetap aman dan beradab. Sebagai bentuk kehati-hatian, TikTok LIVE ditangguhkan sementara selama beberapa hari di Indonesia, dan kami terus menghapus konten yang melanggar Pedoman Komunitas kami, termasuk ujaran kebencian, misinformasi, dan perjudian. Kami akan terus memantau situasi ini dengan saksama,” isi dari pemberitahuan tersebut. Pertanyaan terkait keterhubungan pemerintah dengan pembatasan akses siaran langsung TikTok ini muncul setelah sebelumnya Wamenkomdigi, Angga Raka Prabowo, menyebut akan memanggil perwakilan TikTok dan Meta terkait konten negatif di platformnya. Namun, di waktu berbeda, Wamenkomdigi, Nezar Patria, menegaskan bahwa pemanggilan tersebut tidak ada kaitannya dengan demo yang sedang berlangsung saat ini.