Pramono Koordinasi dengan Kapolda Metro-Pangdam Jaya Usai Demo Ricuh di Jakarta

Wait 5 sec.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparanGubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan telah berkoordinasi dengan Pangdam Jaya (Mayjen TNI Deddy Suryadi) dan Kapolda Metro Jaya (Irjen Asep Edi Suheri) untuk mengatasi kericuhan imbas demo yang terjadi di sejumlah titik Jakarta.“Tadi pagi saya secara langsung sudah keliling ke tempat-tempat yang terjadi peristiwa semalam, seharian kemarin. Baik yang itu dirusak, terbakar, dan sebagainya setelah saya melihat secara keseluruhan, saya kemudian melakukan koordinasi bersama dengan Pangdam Jaya dan Kapolda Metro,” ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8).Pramono menegaskan koordinasi yang dilakukan tersebut berjalan dengan baik.Massa membakar barang saat demo di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan“Yang pertama, saya dengan Pangdam Jaya, juga dengan Kapolda, kebetulan saya mengenal beliau berdua ini lama sekali. Sehingga koordinasinya berjalan baik,” katanya.Menurutnya, langkah koordinasi dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Jakarta pascakerusuhan.“Yang untuk di Jakarta, kenapa kemudian saya berkoordinasi pagi hari setelah kejadian, dengan Pangdam dan Kapolda. Karena beliau berdua sama dengan saya. Pasti mempunyai rasa tanggung jawab untuk mengembalikan kepercayaan publik tentang kota Jakarta ini,” ucap Pramono.“Bagaimana kita mau ngomong tentang kota global kalau ada peristiwa itu kemudian kita nggak bisa ngapa-ngapain,” lanjutnya.Pramono menambahkan, situasi darurat bergantung pada kondisi di lapangan dan bukan hanya terjadi di Jakarta. Ia pun tidak bisa memastikan kapan situasi ini selesai.“Mengenai ini (demo ricuh) sampai kapan tergantung kita sendiri. Apalagi kalau dibandingkan, ini kan bukan hanya di Jakarta. Sekarang hampir menyeluruh di kota-kota besar yang ada di Indonesia,” kata dia.Ia pun menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan persoalan ini.“Saya adalah orang yang lebih ingin untuk bekerja menyelesaikan masalah. Jadi saya terus terang betul-betul berkeinginan untuk menyelesaikan persoalan ini,” tandasnya.**Pesan redaksi: Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.