Populer: Stasiun MRT Istora Dirusak; Mentan Heran Harga Minyak Goreng Naik

Wait 5 sec.

Kondisi Stasiun MRT Istora Mandiri yang alami kerusakan usai eskalasi aksi demonstrasi, Sabtu (30/8/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparanInformasi mengenai dirusaknya berbagai fasilitas Stasiun MRT Istora Mandiri saat demo di sekitar Polda Metro Jaya menjadi salah satu berita populer di kumparanBisnis sepanjang Sabtu (30/8).Selain itu, pernyataan Mentan Amran Sulaiman yang heran harga minyak goreng naik juga tak kalah menyita perhatian publik.Berikut ini rangkuman selengkapnya:Stasiun MRT Istora Dirusak saat Demo: CCTV Patah-Isi Vending Machine DijarahPlt Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta, Ahmad Pratomo ketika ditemui di Stasiun Istora Mandiri, Sabtu (30/8/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparanBeberapa fasilitas di Stasiun MRT Istora Mandiri, Senayan, mengalami kerusakan usai aksi demonstrasi yang memanas di area Polda Metro Jaya pada Sabtu (30/8) dini hari.Plt Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta, Ahmad Pratomo, mengatakan kerusakan pada stasiun Istora Mandiri meliputi pecahnya kaca pada 5 pintu masuk (entrance) stasiun, vandalisme, rusaknya CCTV baik di luar maupun dalam stasiun, hingga penjarahan isi vending machine."Kerusakan major pada entrance stasiun, baik itu kaca yang pecah, vandalisme, vandalisme juga ada di dalam stasiunnya, dan juga ada penjarahan pada vending machine, dan juga ada pengerusakan pada fasilitas CCTV," ungkap Tomo kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (30/8).Amran Heran Harga Minyak Goreng Naik: Padahal Kita Produsen Terbesar DuniaPeluncuran Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Sabtu (30/8/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparanMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku heran soal fenomena naiknya harga minyak goreng di dalam negeri meski Indonesia merupakan produsen minyak sawit mentah (CPO) terbesar di dunia.Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Sabtu (30/8) pukul 11.50 WIB, harga MinyaKita di tingkat konsumen tercatat Rp 17.475 per liter. Angka ini lebih tinggi 11,31 persen dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 15.700 per liter.Amran menyebut fenomena ini terjadi karena adanya distorsi dalam tata niaga pangan yang harus segera diselesaikan pemerintah.“Saya ulangi, minyak goreng sering naik padahal kita terbesar dunia. Produsen terbesar dunia nomor 1, nomor 2 Malaysia,” kata Amran, Sabtu (30/8).