Belajar Makin Mudah, Berikut 12 Prinsip Kimia Hijau dan Manfaatnya

Wait 5 sec.

12 prinsip kimia hijau (freepik)YOGYAKARTA - 12 prinsip kimia hijau menjadi suatu konsep penting dalam ilmu kimia modern yang bertujuan menciptakan proses ramah lingkungan. Prinsip ini mendorong penggunaan bahan yang lebih aman, efisien, serta mengurangi limbah berbahaya.Konsep ini tidak hanya relevan bagi dunia akademik, tetapi juga sangat bermanfaat dalam praktik industri. Dengan memahami prinsip-prinsip ini, kita dapat melihat bagaimana sains berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan.Apa Itu Kimia Hijau?Dilansir dari Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik Vol.1, No.1 April 2022, kimia hijau atau green chemistry adalah konsep dalam ilmu kimia yang berfokus pada pembuatan, penggunaan, dan pengelolaan bahan kimia secara lebih aman bagi manusia maupun lingkungan.Konsep kimia hijau mulai berkembang sejak tahun 1980-an, ketika banyak produk kimia yang semula dianggap aman ternyata menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan ekosistem.Untuk menjawab tantangan tersebut, para ilmuwan telah memperkenalkan 12 prinsip kimia hijau sebagai pedoman dalam merancang proses industri, penelitian, maupun pembelajaran kimia yang lebih ramah lingkungan.Baca juga artikel yang membahas Prospek Kerja Teknik Kimia, Peluang Luas di Berbagai Industri StrategisAlasan Mengapa 12 Prinsip Kimia Hijau PentingIndustri kimia berperan besar dalam perkembangan teknologi, kesehatan, hingga kebutuhan sehari-hari. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, industri kimia dapat menjadi sumber pencemaran.Nah melalui penerapan kimia hijau, diharapkan akan tercapai keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan.Selain di dunia industri, prinsip ini juga penting diterapkan dalam pendidikan. Konsep green education membuat siswa memahami kimia tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga sebagai ilmu yang berperan dalam menjaga kelestarian bumi.Apa Saja 12 Prinsip Kimia Hijau?Berikut ini adalah dua belas prinsip utama kimia hijau yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan:Pencegahan limbah: Lebih baik mencegah limbah daripada mengolahnya setelah terbentuk.Ekonomi atom: dengan cara memaksimalkan pemanfaatan semua atom dalam bahan baku agar tidak banyak terbuang.Sintesis yang lebih aman: proses pembuatan senyawa dilakukan dengan cara yang tidak berbahaya.Perancangan produk aman: produk kimia dibuat agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan maupun lingkungan.Penggunaan pelarut ramah lingkungan: mengurangi atau mengganti pelarut berbahaya dengan bahan yang lebih aman.Efisiensi energi: proses kimia dirancang hemat energi, misalnya dilakukan pada suhu dan tekanan normal.Bahan baku terbarukan: mengutamakan penggunaan sumber daya alam yang dapat diperbarui.Menyederhanakan proses: mengurangi tahapan produksi agar lebih efisien dan minim limbah.Menggunakan katalis: dengan memakai katalis untuk mempercepat reaksi sehingga lebih hemat energi dan bahan.Produk ramah lingkungan: merancang produk yang mudah terurai dan tidak mencemari alam.Analisis real time: melakukan pantauan proses kimia secara langsung untuk mencegah terbentuknya polusi.Menghindari bahan berbahaya: tidak menggunakan zat yang bersifat toksik, beracun, atau sulit diuraikan.Berdasarkan uraian di atas, penerapan kimia hijau membawa banyak manfaat yang signifikan. Lingkungan menjadi lebih bersih karena berkurangnya limbah berbahaya, sementara efisiensi biaya produksi dapat dicapai melalui penghematan energi dan bahan baku.Selain itu, produk yang dihasilkan juga lebih aman bagi konsumen maupun pekerja industri. Penerapan prinsip ini juga mendukung pembangunan berkelanjutan yang seimbang antara kebutuhan manusia dengan kelestarian alam.Yang tidak kalah penting, penerapan kimia hijau dalam pendidikan menjadikan proses belajar lebih bermakna karena siswa tidak hanya memahami sains, tetapi juga nilai-nilai konservasi lingkungan.Selain pembahasan mengenai 12 prinsip kimia hijau, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di  VOI, untuk mendapatkan kabar terupdate jangan lupa follow dan pantau terus semua akun sosial media kami!