BBM untuk Transportasi Darat, Laut, dan Udara di Bali Dijamin Aman

Wait 5 sec.

Anggota Komite BPH Migas Basuki Trikora Putra. ANTARA/HO-BPH MigasJAKARTA - Pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) untuk sektor transportasi darat, laut, maupun udara di Pulau Bali dipastikan berjalan dengan aman dan lancar. Hal ini dikemukakan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).Anggota Komite BPH Migas Basuki Trikora Putra dalam keterangan di Jakarta, Sabtu menyatakan saat melakukan pemantauan ke Integrated Terminal (IT) Manggis, Karangasem, Bali, Kamis (28/8/2025), kelancaran pasokan BBM berperan penting untuk mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali.BPH Migas terus melakukan monitoring agar ketersediaan BBM memadai dan seluruh kegiatan ekonomi dapat berjalan dengan baik."Bali ini menjadi destinasi wisata internasional dan sudah mendunia, sehingga support kebutuhan energi, di antaranya BBM maupun aviasi harus betul-betul tersedia dengan baik," ujar Basuki, yang akrab disapa Tiko, dikutip dari ANTARA, Sabtu, 30 Agustus.Selain ketersediaan pasokan, menurut dia, BPH Migas juga memberi perhatian pada kesiapan sarana distribusi.Tiko pun menekankan pentingnya memastikan armada dan awak mobil tangki dalam kondisi terbaik agar distribusi energi tidak terganggu."Kami juga ingin mengecek operasional mobil tangki sebagai alat distribusi BBM kepada lembaga penyalur. Ini harus betul-betul dipastikan, kondisi mobil tangki dan awak mobil tangki dalam keadaan sebaik-baiknya," tuturnya.BPH Migas juga turut memastikan produk BBM yang beredar wajib sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan pemerintah."Selanjutnya, bagian dari rantai pasok ini adalah produk. Tentu, menjadi tugas dan tanggung jawab BPH Migas bahwa produk yang dijual kepada konsumen telah memenuhi syarat, ketentuan, dan spesifikasi yang diterbitkan oleh pemerintah," ucapnya.Sementara itu, Integrated Terminal Manager Manggis Pertamina Patra Niaga Jon Kennedy menjelaskan bahwa IT Manggis memiliki kapasitas tangki yang besar."Untuk stok BBM di Bali aman. Tangki (BBM) kita cukup banyak dan kapasitas tangki pun cukup besar. Satu tangki rata-rata hampir berisi 10.000 kiloliter," jelasnya.Monitoring surat rekomendasiPada Jumat (29/8/2025), BPH Migas melanjutkan pemantauan ke stasiun pengisian bahan bakar umum nelayan (SPBUN) di Badung, Bali, untuk mengecek penyaluran BBM subsidi dan kompensasi bagi nelayan melalui surat rekomendasi.Tiko menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah bila ditemukan ketidaksesuaian dokumen surat rekomendasi."Pihak penyalur harus lebih hati-hati, jangan sampai memberikan kuota BBM subsidi dan kompensasi kepada konsumen pengguna yang tidak sesuai dengan ketentuan. Penyalur harus melaporkan kepada dinas terkait apabila terdapat konsumen pengguna yang surat rekomendasi tidak sesuai," terang Tiko.BPH Migas juga menyambangi Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai di Badung.Tiko menilai ketersediaan avtur di Bali dalam kondisi baik dan perlu terus dijaga untuk mendukung layanan penerbangan."Kondisi pasokan dan penyaluran avtur di AFT Ngurah Rai ini sudah berjalan cukup baik, dan yang penting, operasional di sini harus tetap kondusif agar tetap dapat memberikan pelayanan penerbangan bagi masyarakat di Bali," imbuhnya.Dalam kesempatan ini, BPH Migas melakukan monitoring hasil uji coba pelaksanaan Sustainable Aviation Fuel (SAF), yang merupakan campuran avtur dan 2,5 persen minyak jelantah atau used cooking oil (UCO) oleh maskapai Pelita Air dengan rute penerbangan Jakarta-Bali.Tiko mengungkapkan hal ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam transisi energi bersih dan pengurangan emisi gas buang."BPH Migas mengapresiasi hasil produk SAF ini. Merupakan pencapaian luar biasa, sehingga ke depan dapat mendukung implementasi penggunaan SAF pada bandara tertentu di Indonesia," sebut Tiko.Dalam pemantauan ini, turut hadir AFT Manager Ngurah Rai I Komang Susilo Gosa, Sales Area Manager Fuel Retail Bali Pertamina Patra Niaga Endo Eko Satryo, Sales Branch Manager Fuel I Bali Pertamina Patra Niaga Azam Akbar Hawariy, serta Sales Branch Manager Fuel III Bali Pertamina Patra Niaga Made Bilan.