‎Demo di Depan Mapolres Indramayu Ricuh, Massa Bakar Water Barrier

Wait 5 sec.

Massa di Polres ndramayu bakar barrier. Foto: kumparan‎Aksi unjuk rasa di depan Mapolres Indramayu, Jumat (29/8/2025) sore, berakhir ricuh. Ratusan massa dan pengemudi ojek online (ojol) yang turun ke jalan sempat terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian.‎Massa mulai unjuk rasa sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Gatot Subroto, tepat di depan Mapolres Indramayu. Suasana memanas ketika sejumlah pendemo membakar water barrier dan melempari petugas dengan berbagai benda.‎‎Situasi kemudian berhasil dikendalikan aparat. Polisi membubarkan kerumunan dan menangkap beberapa orang yang diduga sebagai provokator.‎Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang mengatakan sempat terjadi gesekan antara massa dengan petugas. Namun, kondisi kini sudah berangsur kondusif.‎‎“Tadi memang ada aksi pengrusakan, namun kita bisa ambil alih situasi dan alhamdulillah semuanya bisa bubar,” kata Fajar di depan Mapolres Indramayu, Jumat (29/8/2025) malam.‎‎Fajar menambahkan, beberapa orang peserta aksi telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.‎“Masih kita cek, masih kita amankan, apakah mereka melakukan tindak pidana atau hal-hal lain,” ujarnya.Massa bakar watter barier Foto: kumparanMeski sempat menutup akses lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, polisi memastikan jalan sudah kembali dibuka.“Kita tetap menjunjung tinggi aspirasi dalam ruang demokrasi, tapi harus sesuai aturan hukum. Kepentingan masyarakat luas juga harus dijaga,” tegas Fajar.‎Fajar memastikan tidak ada anggota kepolisian yang terluka dalam peristiwa ini.‎"Tidak ada (yang terluka)," tutupnya.---Pesan redaksi: Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.