Dirjen Perekeretaapian, Allan Tandiono dalam diskusi Kemenhub bersama Forwahub di Jakarta, Kamis (9/4/2026). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera membahas proses perencanaan teknis terkait perpanjangan rute KRL sampai Cikampek. Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono, menargetkan perencanaan tersebut selesai tahun ini.“Terkait elektrifikasi Cikarang menuju Cikampek dokumen perencanaan teknis juga akan segera dimulai dan akan rampung di tahun ini, kita tentunya nanti akan bekerja sama dengan dan antara PT KAI, PLN untuk mempercepat proses elektrifikasi,” kata Allan dalam diskusi bersama Forwahub di Jakarta, Kamis (9/4).Selain elektrifikasi sampai Cikampek, Allan juga mengungkapkan rencana penguatan elektrifikasi KRL Tanah Aabang-Rangkasbitung atau Green Line. Untuk penguatan itu, dokumen perencanaan teknisnya sudah dimulai dan akan rampung pada semester I tahun ini.Ilustrasi KRL. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai dampak baik dari elektrifikasi yang akan dilakukan baik ke Cikampek maupun penguatan elektrifikasi pada rute Green Line. Menurutnya, hal ini akan berdampak pada penyebaran masyarakat yang lebih merata.“Penyebaran penduduk itu bisa menjadi lebih merata ke arah baik timur selatan maupun barat. saya sangat berharap bahwa elektrifikasi ini adalah solusi yang bisa kita kerjakan dengan sesegera mungkin memang mohon kesabarannya karena melibatkan dana kemudian juga governance,” kata Dudy.Dudy menjelaskan penguatan elektrifikasi rute Green Line bisa menjadi upaya sementara sambil menunggu kepastian perpanjangan rute MRT Jakarta dari Lebak Bulus.“Karena nunggu MRT mungkin agak sedikit lama gitu ya, dengan kita bisa memperbaiki jaringan elektrifikasi, kita bisa mengganti gerbongnya agak lebih besar, dengan elektrifikasi maka headway-nya bisa lebih singkat lagi, jadi kapasitas angkutnya itu akan lebih banyak,” tutur Dudy.