Ilustrasi Wall Street. Foto: ShutterstockIndeks Saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (9/4). Hal ini terjadi seiring negosiasi yang sedang berlangsung antara AS dan Iran.Dikutip dari Reuters, Jumat (10/4), Dow Jones Industrial Average naik 275,88 poin atau 0,58 persen ke 48.185,80. S&P 500 naik 41,85 poin atau 0,62 persen ke 6.824,66, dan Nasdaq Composite naik 187,42 poin atau 0,83 persen ke 22.822,42.“Semakin banyak yang menyadari bahwa pemerintahan ini lebih banyak retorika daripada tindakan nyata, dan cenderung membuat pernyataan besar soal kehancuran dunia. Dari sudut pandang investor, Anda harus memutuskan apakah akan mengabaikannya atau justru mencairkan aset dan menunggu selama dua tahun ke depan,” kata Oliver Pursche, wakil presiden senior di Wealthpire Advisors, New York.Departemen Perdagangan AS merilis laporan PDB dan PCE yang menunjukkan ekonomi tumbuh lebih lambat dari perkiraan pada kuartal keempat, sementara harga konsumen tetap tinggi.Harga minyak mentah juga bergerak fluktuatif sepanjang sesi karena pasar menunggu Iran membuka kembali Selat Hormuz. Kontrak berjangka WTI bulan depan juga ditutup naik 3,66 persen namun masih berada di bawah USD 100 per barelNamun, indeks Volatilitas CBOE (VIX) yang dikenal sebagai indeks ketakutan juga sudah turun ke level terendah sejak pecahnya perang.Selain itu, rapat terbaru Federal Reserve AS menunjukkan para pembuat kebijakan semakin mempertimbangkan potensi kenaikan suku bunga untuk mengatasi dampak inflasi dari perang Iran yang berkepanjangan.Dari 11 sektor utama di S&P 500, saham sektor energi mencatat penurunan terbesar, sementara sektor consumer discretionary mencatat kenaikan persentase tertinggi.Sementara itu, saham perangkat lunak menjadi yang berkinerja terburuk dengan penurunan 2,2 persen dan saham sektor ritel dan chip semikonduktor menguat masing-masing 4,1 persen dan 2,1 persen.Jumlah saham yang naik lebih banyak dibanding yang turun dengan rasio 1,99 banding 1 di NYSE. Tercatat 254 saham mencetak level tertinggi baru dan 83 saham menyentuh level terendah baru.Di Nasdaq, 2.651 saham naik dan 2.029 turun, dengan rasio saham naik terhadap turun sebesar 1,31 banding 1. S&P 500 mencatat 44 level tertinggi baru dalam 52 minggu dan 19 terendah baru, sementara Nasdaq Composite mencatat 158 tertinggi baru dan 135 terendah baru.Volume transaksi di bursa AS mencapai 17 miliar saham dibandingkan rata-rata 19,38 miliar saham dalam 20 hari perdagangan terakhir.