Kondisi lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparanLalu lintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, terpantau ramai lancar pada Jumat (10/4/2026) pagi. Kondisi ini bertepatan dengan hari pertama pemberlakuan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).Pemerintah resmi menerapkan kebijakan bekerja dari rumah selama satu hari dalam sepekan bagi ASN. Kebijakan tersebut diatur dalam Surat Edaran Nomor 3/SE/2026 tentang Transformasi Budaya Kerja Melalui Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai ASN.Berdasarkan pantauan kumparan di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB, arus lalu lintas dari arah Sudirman menuju MH Thamrin dan sebaliknya didominasi kendaraan roda dua dan roda empat. Meski terpantau ramai, tidak terlihat antrean panjang maupun hambatan berarti.Kondisi serupa juga terlihat di transportasi umum. Aktivitas penumpang di Halte Karet Sudirman terpantau lebih lengang dari biasanya, tanpa desakan penumpang.Salah satu warga, Ika (46), mengatakan kondisi lalu lintas pagi ini terasa lebih lengang dibandingkan hari biasa.Kondisi lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan“Cenderung lebih lengang ya. Jadi nggak terlalu macet parah banget seperti biasanya sih, gitu,” ujar Ika saat ditemui.Ia juga merasakan perbedaan pada transportasi umum yang digunakannya.“Iya, yang paling besar (perbedaan) sih itu ya, jalanan lebih lengang. Terus untuk transportasi umum juga nggak terlalu sepadat biasanya sih,” katanya.Ika yang berangkat kerja menggunakan bus menyebut kondisi di dalam kendaraan juga lebih sepi.“Cenderung lebih sepi sih,” ucapnya.Ia pun berharap kebijakan serupa dapat diterapkan lebih luas, termasuk oleh perusahaan swasta.Kondisi lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan“Ya mungkin ke depannya perusahaan swasta juga bisa mengikuti hal serupa ya, gitu,” tambahnya.Hal senada disampaikan Sudirman (54), pekerja yang berangkat dari Serpong menuju kantornya di kawasan Sudirman. Ia menilai kondisi transportasi pagi ini lebih sepi, meski mengakui hari Jumat biasanya memang lebih lengang.“Mungkin lebih sepi sih, tapi apakah mungkin ada hubungannya karena hari Jumat nggak tahu juga ya. Biasanya sih Jumat emang lebih sepi daripada hari biasa, ya tapi agak sepi sih,” kata Sudirman.Ia juga merasakan penurunan kepadatan di moda transportasi umum.“Saya tadi dari Serpong naik kereta agak lebih sepi biasanya, terus naik ke bus apa TransJakarta, naik busway itu,” ujarnya.Menurutnya, kondisi yang lebih sepi memberikan kenyamanan, namun tetap perlu memperhatikan aspek produktivitas kerja.“Ya kalau saya sih ya mungkin gini ya, kalau memang transportasi seperti ini lebih sepi ya lebih nyaman aja sih. Tapi mungkin perlu diperhatikan produktivitas juga ya, kita kan bukan hanya sepinya kan tapi produktivitasnya juga,” jelasnya.Sementara itu, dua pekerja swasta, Euis (28) dan El (27), juga merasakan perbedaan kondisi lalu lintas pagi ini yang lebih lancar dibandingkan biasanya.“Lancar, ramai tapi lancar,” ujar mereka.Keduanya yang berangkat menggunakan kendaraan pribadi menyebut perjalanan mereka tidak mengalami hambatan berarti.“Ya, perbedaannya kita biasanya tersendat macet ya, kalau sekarang nggak,” ucap Euis.Mereka berharap kebijakan WFH ini dapat memberikan dampak positif ke depannya.“Harapannya semoga dengan kebijakan yang berjalan sekarang, semoga makin bisa apa ya, berdampak lebih baik lagi dari kondisi yang ada gitu,” tutur Euis.