Kondisi Terbaru Andrie Yunus: 5 Kali Operasi, Cangkok Kulit ke Wajah hingga Dada

Wait 5 sec.

Mural bergambarkan Andrie Yunus dan proses pembuatannya yang berada di Jalan Talang, Salemba, Jakarta Selatan pada Minggu (12/4/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparanWakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, telah menjalani operasi sebanyak lima kali imbas penyiraman air keras yang menimpanya pada Kamis (12/3). Operasi kelima dijalani Andrie pada Selasa (7/4) lalu.Anggota Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD), Fatia Maulidiyanti, mengatakan operasi kelima yang dijalani Andrie untuk bagian kulit dan matanya. Operasi tersebut adalah skin graft atau cangkok kulit untuk memindahkan kulit sehat dari bagian tubuh ke area tubuh lain yang mengalami kerusakan.Untuk operasi cangkok kulit yang dijalani Andrie Yunus, kulit bagian pahanya yang diambil untuk dipindahkan ke area dada, lengan, dan muka."Sampai dengan saat ini juga Andri sudah menjalani sekitar lima kali operasi untuk kulit dan juga mata. Untuk kulitnya sudah dijalankan operasi skin graft, jadi penambalan dari kulit paha ke sekujur badannya di bagian dada leher dan lengan gitu, dan mukanya juga," ujar Fatia di Taman Diponegoro depan RSCM saat rangkaian walking tour memperingati satu bulan kasus Andrie Yunus, Minggu (12/4).Selain itu, Fatia juga mengungkapkan seluruh muka Andrie terkena luka bakar. Utamanya di bagian sebelah kirinya, bekas cipratan air keras itu banyak terlihat."Jadi sebelah mukanya ini semuanya terkena luka bakar, dan di sebelah kirinya banyak bekas cipratan-cipratan si air keras tersebut," kata Fatia.Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS Andrie Yunus di Kantor YLBHI Jakarta, pada Senin (8/9/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparanOleh karena itu, Fatia mengatakan bahwa Andrie masih akan menjalani perawatan intensif sampai beberapa waktu ke depan. Dijadwalkan dalam empat bulan mendatang Andrie akan kembali menjalani operasi."Jadi Andrie akan masih tetap menjalani pengobatan sampai dengan beberapa bulan ke depan, dan 4 bulan lagi juga Andrie rencananya akan kembali dioperasi matanya," tutur Fatia.Kini Andrie dirawat secara intensif di ruang High Care Unit (HCU) RSCM. KontraS mengungkapkan bahwa akibat kondisi Andrie yang demikian, ia belum bisa dijenguk oleh siapa pun.Sementara itu, kasusnya kini telah dilimpahkan oleh Puspom TNI ke Oditur Militer. Adapun empat tersangka telah disebut oleh Puspom TNI sebagai pelaku, namun TAUD menduga setidaknya ada 16 pelaku.