Militer Israel melancarkan serangan besar ke Lebanon pada Rabu (8/4/2026), sehari setelah kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Foto: KAWNAT HAJU/AFPOtoritas Lebanon mengatakan serangan Israel telah menewaskan 2.020 orang sejak dimulainya perang antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran bulan lalu. Data tersebut per hari Sabtu (11/4).Jumlah korban terbaru itu dirilis Kementerian Kesehatan Lebanon. Adapun korban termasuk 248 wanita, 165 anak-anak, dan 85 petugas medis dan darurat yang tewas, bersama dengan 6.436 orang yang terluka sejak Lebanon terlibat dalam perang Timur Tengah pada 2 Maret.Jumlah tersebut termasuk serangan teranyar Israel ke Lebanon yang menewaskan 357 orang dan melukai 1.223 orang pada Rabu (8/4) lalu.Militer Israel melancarkan serangan besar ke Lebanon pada Rabu (8/4/2026), sehari setelah kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Foto: Ibrahim AMRO/AFPDalam peristiwa tersebut, Militer Israel mengatakan serangan udara yang mereka lakukan itu telah menewaskan lebih dari 180 militan Hizbullah."Setelah penilaian intelijen awal, dapat dipastikan bahwa IDF telah melenyapkan lebih dari 180 militan dari organisasi teroris Hizbullah. Penghitungan masih berlangsung," kata militer Israel soal serangan pada hari Rabu itu.