Balikpapan Siaga Hadapi El Nino: Pelayanan Publik dan Ketersediaan Air Bersih Jadi Prioritas

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Ancaman krisis air bersih akibat fenomena El Nino mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memperkuat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, menyampaikan bahwa dalam rapat coffee morning, Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas'ud memberikan arahan tegas kepada seluruh OPD, untuk tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.“Para ASN diminta untuk terus meningkatkan pelayanan dan memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk merancang program yang bisa mendorong masyarakat agar lebih produktif dan memiliki peluang kerja,” ujarnya, pada Senin (13/4/2026).Namun, dari berbagai isu yang dibahas, kesiapan air bersih menjadi perhatian utama. Pemerintah kota menyoroti kesiapan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) dalam menghadapi potensi dampak El Nino.Bagus Susetyo mengakui, hingga saat ini masih ada sebagian masyarakat yang belum terlayani air bersih secara optimal. Selain itu, proses perbaikan jaringan pipa juga masih terus berjalan.“Kita menghadapi gejolak El Nino, sehingga kesiapan air bersih menjadi sangat penting. Memang masih ada masyarakat yang belum teraliri, dan perbaikan pipa juga masih kita lakukan,” jelasnya.Sebagai langkah transparansi, PTMB dijadwalkan akan memaparkan kesiapan mereka secara kuantitatif dalam waktu dekat. Data tersebut nantinya akan disampaikan kepada publik agar masyarakat mengetahui kondisi riil ketersediaan air bersih di Kota Balikpapan.Tak hanya fokus pada air bersih, Pemkot Balikpapan juga memperkuat sistem koordinasi internal dengan menjadwalkan rapat rutin setiap dua minggu sekali. Forum ini akan menjadi wadah untuk membahas berbagai persoalan kota, termasuk aduan masyarakat dan usulan program dari masing-masing OPD.“Setiap persoalan yang berkembang bisa kita bahas lebih detail dalam rapat itu sehingga  segera ditindaklanjuti,” tambahnya.Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Balikpapan untuk meningkatkan respons terhadap tantangan kota, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap optimal di tengah ancaman perubahan iklim. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)