BorneoFlash.com, KUKAR — Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani menegaskan komitmen DPRD Kukar untuk terus mengawal kelanjutan pembangunan Jembatan Sebulu agar proyek tersebut dapat diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut telah menyerap anggaran yang cukup besar pada tahap awal. Karena itu, pemerintah daerah perlu memastikan proyek tersebut dapat berlanjut hingga tuntas.“Anggaran yang sudah dialokasikan untuk pembangunan jembatan ini cukup besar. Maka kita harus memastikan proyek ini benar-benar selesai dan nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat,” ucap Ahmad Yani, pada Rabu (8/4/2026). Ia menjelaskan, kebutuhan anggaran untuk menyelesaikan seluruh konstruksi Jembatan Sebulu diperkirakan mencapai sekitar Rp900 miliar. Sementara pada tahap awal pembangunan, pemerintah daerah telah mengalokasikan ratusan miliar rupiah untuk berbagai pekerjaan konstruksi.Melihat besarnya kebutuhan anggaran tersebut, DPRD Kukar mendorong agar pembangunan jembatan dapat dilaksanakan menggunakan skema proyek tahun jamak atau multi years.Skema tersebut dinilai lebih memungkinkan untuk mempercepat penyelesaian proyek dibandingkan mengandalkan anggaran tahunan yang terbatas.“Kalau hanya mengandalkan anggaran satu tahun tentu akan sangat berat. Karena itu kami mendorong agar pembangunan ini bisa dilakukan dengan skema multi years sehingga pengerjaannya dapat berkelanjutan,” jelasnya. Selain itu, ia juga berharap adanya dukungan pendanaan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jembatan memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.“Harapannya ada dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat. Pembangunan ini penting untuk memperkuat konektivitas wilayah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.Ia menambahkan, DPRD Kukar akan terus memantau perkembangan pembangunan Jembatan Sebulu agar proyek tersebut dapat berjalan sesuai rencana hingga selesai. (*)