BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Keberhasilan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah menuai apresiasi luas, khususnya dari sektor transportasi.Keandalan listrik selama periode puncak arus mudik dan balik dinilai menjadi faktor krusial dalam menjamin kelancaran operasional di bandara maupun pelabuhan. Sepanjang masa siaga Lebaran 2026, PLN dinilai mampu menjaga stabilitas pasokan tanpa gangguan berarti, sehingga aktivitas transportasi berjalan aman dan lancar.General Manager Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, menyampaikan bahwa pasokan listrik yang stabil sangat vital dalam mendukung operasional bandara.“Seluruh sistem, mulai dari navigasi penerbangan, fasilitas terminal, hingga sistem keamanan sangat bergantung pada listrik yang andal. Kami mengapresiasi kesiapan PLN sehingga operasional berjalan tanpa kendala selama Lebaran,” ujarnya.Apresiasi serupa disampaikan Kepala UPBU Kelas I Bandara Kalimarau, Patah Atabri. Ia menyebut pasokan listrik selama masa angkutan Lebaran terjaga optimal tanpa gangguan.“Suplai listrik sangat andal dan tidak terjadi pemadaman. Ini sangat membantu kelancaran operasional penerbangan,” katanya.Dari sektor kepelabuhanan, Manager SDM dan Umum PT Pelindo Regional 4 Cabang Samarinda, Gunawan, juga mengapresiasi dukungan PLN dalam menjaga kelancaran mobilitas penumpang, terutama jalur laut yang menghubungkan Kalimantan dengan Sulawesi dan sekitarnya.Menurutnya, PLN tidak hanya memastikan pasokan listrik tetap stabil, tetapi juga aktif melakukan pengecekan instalasi dan pemantauan selama masa siaga.“Dukungan PLN sangat terasa, mulai dari kesiapan personel hingga pemantauan berkelanjutan. Ini memberikan rasa aman dalam operasional pelabuhan,” ujarnya.Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menjelaskan capaian ini merupakan hasil dari kesiapan menyeluruh selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri.PLN mengoptimalkan sistem kelistrikan melalui penguatan jaringan, kesiapan petugas siaga 24 jam, serta pengawasan berlapis pada objek vital.Ia menegaskan, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga keandalan listrik pada momen krusial tersebut.“Apresiasi dari sektor transportasi menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memastikan keandalan listrik tetap terjaga,” tuturnya.Ke depan, PLN berkomitmen memperkuat sistem kelistrikan guna mendukung aktivitas masyarakat, termasuk sektor transportasi dan objek vital nasional di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.Keandalan listrik selama Lebaran ini menjadi indikator penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan PLN, khususnya dalam menghadapi lonjakan kebutuhan energi pada periode-periode strategis. (*)