Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Lakukan Vaksinasi Booster Campak terhadap nakesnya, Jumat (10/4/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparanKasus campak kembali marak di Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara tercatat ada 387 kasus suspek campak dan 18 kasus positif.Melihat tren peningkatan kasus tersebut, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik melakukan vaksinasi terhadap tenaga kesehatannya (nakes) hari ini. Sebanyak 160 orang nakes mendapatkan vaksinasi booster untuk mencegah penyakit campak tertular kepada masyarakat.Pelaksanaan vaksinasi booster campak jenis Measles-Rubella (MR) tersebut diberikan kepada 160 orang nakes pada hari Jumat (10/4).Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Lakukan Vaksinasi Booster Campak terhadap nakesnya, Jumat (10/4/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparan"Hari ini ada 160 dosis yang diberikan untuk 160 orang (nakes)," kata Direktur RSUP H. Adam Malik, Zainal Safri saat ditemui di RSUP H Adam Malik.Zainal mengatakan, RSUP Adam Malik menargetkan 1.200 nakesnya akan divaksinasi booster secepatnya, di antaranya 900 orang perawat dan 300 tenaga medis."(Target) kita cukup besar, sekitar 1.200 sebenarnya. Tenaga kita perawat 800-900 juga tenaga medisnya 300-an," imbuh Zainal.Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Lakukan Vaksinasi Booster Campak terhadap nakesnya, Jumat (10/4/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparanZainal mengatakan, vaksinasi campak booster jenis Measles-Rubella (MR) diberikan terhadap nakes agar melindungi para nakes dalam menjalankan tugasnya melayani para pasien."Kementerian Kesehatan bersama dengan Dinkes dan kita sendiri hari ini mencanangkan vaksinasi campak untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan. Kenapa?, karena memang risikonya tinggi berasa di area infeksi. Infeksi ini lebih tinggi di rumah sakit ini," ucap Zainal.Vaksinasi terhadap nakes tersebut juga diberikan agar mereka tidak menularkan penyakit campak kepada keluarganya di rumah dan kepada masyarakat luas."Tentu ini biasanya kalau di rumah sakit itu dari pasien terjangkit ke kita ya. Tentu kalau kita juga kena terjangkit akan membawa ke rumah kan, tentu ke seluruh masyarakat," ujar Zainal.Direktur Utama RSUP H Adam Malik, Zainal Safri saat ditemui di kantornya, Jumat (10/4/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparanZainal menuturkan, masyarakat yang belum pernah vaksin campak juga dianjurkan untuk vaksinasi dirinya agar tidak terjangkit penyakit campak tersebut."Mungkin masyarakat dulu belum pernah divaksin sama sekali, apalagi sering berpergian disarankan untuk dapat divaksin campak dulu," tutur Zainal.Sementara itu, Direktur Medik dan Keperawatan RSUP H Adam Malik, Otman Siregar mengatakan, kasus campak yang terjadi di RSUP H Adam Malik sudah mulai menurun. Sebanyak 6 kasus campak ditangani di rumah sakit tersebut dan tidak ada yang meninggal dunia."Memang dibanding tahun-tahun lalu, memang trennya ada peningkatan dibanding tahun lalu. Bukan hanya di Medan dan Sumatera Utara, tapi juga di provinsi lain," ucap Otman."Namun, jangan khawatir, sekarang di bulan Maret hingga April ini tendensinya sudah menurun kembali. Mudah-mudahan tidak begitu lama lagi, mudah-mudahan tidak akan terjadi lagi kasus campak-campak baru," pungkas Otman.