Petugas yang menggunakan kebaya menyapa penumpang Whoosh saat peringatan Hari Kartini di Stasiun Whoosh Halim, Jakarta, Minggu (21/4/2024). Foto: KCICPT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengecam tindakan seorang penumpang yang menahan pintu Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Padalarang, Selasa (7/4). Insiden itu terjadi pada perjalanan rute Padalarang-Halim.Penumpang tersebut menahan pintu yang sudah mulai menutup karena menyadari barang miliknya tertinggal di peron. Akibatnya, sensor pada sistem pintu otomatis terganggu.Peristiwa itu menyebabkan keterlambatan keberangkatan. Kereta yang dijadwalkan berangkat pukul 07.23 WIB baru melaju pada pukul 07.25 WIB.Penumpang turun dari kereta cepat Whoosh setibanya di Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (29/3/2026). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTOKCIC: Tidak Bisa DibenarkanGeneral Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunnisa, menegaskan tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan.“Kami mengecam tindakan penumpang yang menahan pintu kereta, karena selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga sangat berpotensi merusak sarana serta berdampak merugikan ratusan penumpang lain akibat keterlambatan keberangkatan,” kata Eva dalam keterangannya, Jumat (10/4).KCIC menjelaskan, setiap rangkaian Whoosh dilengkapi sistem pintu otomatis yang menjadi bagian penting dari aspek keselamatan perjalanan.Menahan pintu secara paksa dapat mengganggu sistem penutupan otomatis dan berpotensi menimbulkan kerusakan jangka panjang.General Manager Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunnisa di Stasiun KCIC Halim, Selasa (24/12/2024). Foto: Argya D. Maheswara/kumparan Penumpang Diminta Ikuti ProsedurKCIC menyebut, pihaknya telah menyiagakan petugas di peron dan dalam kereta untuk memastikan seluruh penumpang naik dengan aman sebelum pintu ditutup.Penumpang diimbau memeriksa barang bawaan sebelum naik ke kereta, karena seluruh barang menjadi tanggung jawab pribadi.Jika ada barang tertinggal, penumpang dapat melapor kepada petugas untuk ditangani melalui sistem lost and found.Eva menyebut, penumpang yang melakukan pelanggaran telah diberikan teguran.“KCIC berharap seluruh penumpang dapat mengikuti aturan dan arahan petugas serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri, mengganggu operasional, maupun merusak sarana Whoosh,” kata Eva.