Efisiensi Energi: Strategi Utama Indonesia Hadapi Krisis Energi & Transisi

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Dewan Energi Nasional (DEN) menegaskan efisiensi energi sebagai kunci utama dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan mempercepat transisi energi di Indonesia.Anggota DEN dari kalangan lingkungan hidup, Saleh Abdurrahman, menyatakan konservasi energi tidak hanya menghemat penggunaan energi, tetapi juga menekan konsumsi, mengurangi beban subsidi, dan menjaga ketahanan energi jangka panjang.Ia menegaskan pemerintah memasukkan efisiensi dan konservasi energi sebagai bagian penting dalam Kebijakan Energi Nasional (KEN). Efisiensi energi juga berperan menurunkan intensitas energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.Saleh menyampaikan hal ini dalam pembekalan Program Magang Mahasiswa Bidang Efisiensi Energi (M2BEE). Dalam program tersebut, peserta mempelajari regulasi konservasi energi, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2023 dan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 sebagai dasar implementasi di Indonesia.Program M2BEE membantu meningkatkan kapasitas mahasiswa melalui pembelajaran teori dan praktik. DEN berharap peserta mampu memahami konservasi energi secara menyeluruh dan berkontribusi dalam transisi energi nasional.Saleh menegaskan efisiensi energi harus menjadi gerakan bersama karena mampu memperkuat ketahanan energi, menjaga stabilitas ekonomi, dan mengurangi tekanan subsidi energi. (*)