Presiden Prabowo Subianto dalam acara Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara di Kejaksaan Agung, Jakarta, (10/4/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanPresiden Prabowo Subianto mengakui masih adanya oknum pejabat pemerintahan yang menyalahgunakan kewenangan untuk membantu praktik pencurian uang negara.Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan dan aset negara di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4)."Ada di antara kita, harus kita akui di antara birokrasi kita, di antara K/L-K/L kita, di antara lembaga-lembaga kita, institusi kita ada pribadi-pribadi yang diberi tugas, diberi kehormatan oleh negara tetapi memakai wewenang dan kekuasaannya justru untuk membantu mereka-mereka yang mencuri dari uang negara," ujar Prabowo.Prabowo menegaskan, persoalan tersebut harus diakui secara terbuka sebagai bagian dari upaya perbaikan tata kelola pemerintahan.Dari sejak awal menjabat, Prabowo terus mengajak seluruh jajaran untuk meninggalkan praktik-praktik yang merugikan negara, melalui pendekatan persuasif dan humanis.Suasana acara Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara di Kejaksaan Agung, Jakarta, (10/4/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan"Saya mengajak, marilah kita tutup praktik-praktik yang tidak baik, kita tutup, menipu rakyat, menipu atasan, mem-backing praktik-praktik yang tidak baik penyelundupan, tambang ilegal perkebunan ilegal, saya mengimbau ayo kita semua yang diberi kepercayaan rakyat mari kita laksanakan tugas yang diberikan oleh rakyat kepada kita dengan baik," tegas dia.Prabowo juga menyinggung soal kesejahteraan aparatur negara, namun menegaskan bahwa hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk melakukan penyimpangan."Kita paham saya mengerti gaji kalian mungkin tidak cukup. Tapi kalau kita lihat rakyat kita yang lebih parah dari kita, kita harus pahami bekerja di pemerintah adalah pengabdian, bekerja di pemerintah adalah pengabdian, bekerja untuk pemerintah di pemerintah adalah pengabdian," tutur Prabowo."Berapa ribu kali saya harus tekankan bekerja di pemerintah adalah pengorbanan dan pengabdian. Sudah terlalu lama kekayaan bangsa dan rakyat dirampok terlalu lama," lanjut dia.