Suasana Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparanHujan yang mengguyur kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Minggu malam (12/4) tak menyurutkan langkah warga untuk menikmati perhelatan hari terakhir Lebaran Betawi 2026.Meski sempat diguyur hujan sejak sore hingga malam, antusiasme pengunjung tetap terasa di hari terakhir acara.Pantauan di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB, hujan sempat turun cukup deras. Sejumlah pengunjung terlihat berteduh di tenda maupun area panggung. Meski begitu, warga tetap berdatangan. Bahkan saat hujan turun, tidak sedikit warga yang baru tiba di Lapangan Banteng.Suasana Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparanReni (39), warga Pasar Rumput, Jakarta Selatan, menjadi salah satu pengunjung yang rela datang sejak sore bersama keluarga. Ia mengaku ini adalah pengalaman pertamanya menghadiri Lebaran Betawi.“Saya ke sini sama anak, saudara-saudara juga. Dari jam 4 sore, naik Transjakarta dari rumah,” ujarnya saat ditemui, Minggu (12/4) malam.Meski hujan sempat mengganggu aktivitas, Reni tetap menikmati suasana acara dengan cara sederhana: berteduh sambil mencicipi kuliner.Anji dan Yaya, pengunjung Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan“Cuma kendalanya tadi hujan, akhirnya neduh. Terus juga sempat makan dulu pas hujan, sama nonton air mancur,” katanya.Ia mengaku senang bisa memperkenalkan budaya Betawi kepada anak-anaknya. Beragam kuliner khas Betawi pun tak luput dari incaran.“Tadi cobain kerak telor, terus minum selendang mayang, bir pletok juga. Anak-anak juga senang,” ucapnya.Hal serupa dirasakan pasangan Anji (43) dan Yaya (35) dan anaknya yang datang dari Pluit, Jakarta Utara. Mereka baru tiba sekitar pukul 19.00 WIB karena sebelumnya hujan sempat turun.“Kalau enggak hujan sih penginnya dari siang tadi, cuma kan hujan ya,” kata Yaya.Suasana Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparanMeski begitu, mereka tetap menyempatkan diri berkeliling menikmati suasana, mulai dari kuliner hingga rencana mengunjungi rumah adat Betawi.“Keliling lihat-lihat kuliner Betawi. Abis ini mau lihat rumah-rumah adat juga,” tambahnya.Bagi keduanya, ini juga menjadi pengalaman pertama mengikuti Lebaran Betawi. Mereka berencana akan datang lagi ke acara yang sama tahun depan.“Kalau tahun depan ada lagi sih bakal datang, dari sore pasti,” ujar Yaya.Perhelatan Lebaran Betawi ke-18 ini menjadi alternatif untuk mengisi libur akhir pekan bagi warga. Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Majelis Kaum Betawi dengan tujuan melestarikan tradisi Betawi sekaligus memperkuat identitas budaya Jakarta.Di area acara, pengunjung disuguhkan berbagai pertunjukan khas seperti tanjidor, ondel-ondel, hingga lenong Betawi.Tak hanya itu, bazar kuliner juga menjadi daya tarik utama dengan beragam sajian seperti kerak telor, nasi ulam, dodol, hingga minuman tradisional.Selain pertunjukan seni, warga juga dapat menikmati hiburan seperti air mancur bergoyang yang dapat diakses secara gratis.Bagi banyak warga, Lebaran Betawi bukan sekadar acara tahunan, tetapi juga ruang untuk berkumpul, mengenal budaya, dan menciptakan kenangan bersama keluarga.