Stok Beras Naik Jadi 5 Juta Ton, Bulog Bakal Tambah Sewa Gudang Penyimpanan

Wait 5 sec.

Pekerja mengangkut karung beras ke dalam Gudang Beras Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanCadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 5 juta ton pada April 2026. Untuk itu, Perum Bulog sedang memproses penambahan sewa gudang agar dapat menampung stok beras yang bertambah tersebut.Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan akan ada penambahan sewa gudang dengan kapasitas 1 juta ton beras.“Sudah proses, sedang proses, namun untuk yang gudang-gudang besar seperti di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat sudah mulai ada proses untuk dapatkan 1 juta itu,” kata Rizal usai mengecek gudang beras yang disewa Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4).Saat ini pengelolaan beras di gudang beras Bulog menunjukkan total kapasitas gudang mencapai 5.809.865 ton. Dari jumlah tersebut, kapasitas gudang operasional sebesar 3.074.769 ton, sementara kapasitas yang berasal dari sewa mencapai 2.735.096 ton.Saat ini, sisa ruang penyimpanan gudang beras Bulog hanya tersedia sebesar 809.667 ton. Terkait anggaran, Rizal memang belum menjelaskan detail berapa yang dihabiskan Bulog untuk sewa gudang.“Kalau (anggaran) sewa gudang ini kan selalu bertambah ya. Kami kemarin mencadangkan 2 juta ton, ternyata kan produksi semakin meningkat dengan cepat nih. Kami sudah cadangkan lagi 1 juta ton lagi untuk sewa gudang karena sambil kita menunggu proses pembangunan 100 gudang infrastruktur,” ujar Rizal.Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman dan Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani berdiskusi dengan para pengamatan ekonomi, akademisi dan pimpinan media usai mengecek stok beras di Gudang Bulog, Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanSebelumnya, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan telah menetapkan 100 titik gudang baru untuk Perum Bulog. Nantinya, 100 gudang baru tersebut bisa menampung 900 ribu ton.Menurut sosok yang akrab disapa Zulhas tersebut, 100 gudang baru tersebut memang diperlukan karena stok beras Indonesia meningkat.“100 ini sudah kita putuskan tadi. Di mana saja, nanti bisa tanya sama Dirut Bulog. Anggaran totalnya Rp 5 triliun dan ini gudangnya ini sesuai dengan perkembangan teknologi,” kata Zulhas dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta pada Rabu (22/4).Nantinya, 100 titik tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, saat ini studi kelayakan sampai pertimbangan teknis pembangunan 100 gudang tersebut juga sudah selesai.Gudang-gudang tersebut juga memiliki spesifikasi yang beragam. Paling kecil ada gudang yang berukuran 1000 ton sementara yang paling besar adalah 3500 ton.