BorneoFlash.com, JAKARTA - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli membahas penambahan kuota peserta Program Magang Nasional untuk periode 2026 - 2027.Teddy menyampaikan pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Sekretariat Kabinet RI, Jakarta, Sabtu (26/4/2026). Dalam pembahasan itu, pemerintah menyiapkan langkah strategis untuk memperluas akses generasi muda terhadap program magang yang terhubung langsung dengan kebutuhan dunia kerja.Menurut Teddy, Program Magang Nasional menjadi salah satu instrumen penting pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menekan angka pengangguran, serta memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat nasional maupun global.Ia menegaskan pemerintah ingin membuka kesempatan lebih besar bagi para peserta agar dapat mengikuti program magang di berbagai sektor industri, baik manufaktur, jasa, teknologi, maupun sektor strategis lainnya. Program tersebut juga diharapkan mampu memberikan pengalaman kerja nyata bagi peserta sebelum masuk ke dunia kerja.Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan kementeriannya siap menindaklanjuti arahan tersebut dengan memperkuat kerja sama bersama dunia usaha, asosiasi industri, lembaga pendidikan, serta berbagai mitra pelatihan kerja.Melalui kolaborasi itu, pemerintah ingin memastikan peserta magang memperoleh keterampilan yang relevan, pengalaman kerja yang memadai, serta sertifikasi kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.Pemerintah menargetkan Program Magang Nasional 2026 - 2027 mampu mencetak tenaga kerja muda yang terampil, adaptif, produktif, dan siap menghadapi tantangan pasar kerja yang terus berkembang. (*)