Danantara Buka Suara soal Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Wait 5 sec.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani saat konferensi pers Realisasi Investasi Triwulan IV 2025 di Jakarta, Kamis (15/1/2026). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparanCEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani buka suara terkait insiden tabrakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4), yang menelan korban jiwa.“Kami menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur,” ujar Rosan, dalam keterangan resmi, Selasa (28/4).Rosan mengatakan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan PT KAI untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal, terutama dalam evakuasi korban di lokasi kejadian.“Saat ini, kami tengah berkoordinasi dengan PT KAI untuk fokus pada proses evakuasi dan penanganan di lapangan, dengan mengutamakan keselamatan dan pertolongan pertama bagi seluruh pihak terdampak,” tuturnya.Berdasarkan laporan, insiden tabrakan itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Selain korban jiwa, sejumlah penumpang dilaporkan masih terjebak di dalam rangkaian kereta.Penumpang KRL Cikarang Line yang berada di gerbong 10 atau gerbong khusus wanita menjadi yang paling terdampak. Gerbong dilaporkan terbelah setelah ditabrak KA Argo Bromo Anggrek, menyebabkan beberapa penumpang terjepit.Petugas gabungan masih terus melakukan upaya evakuasi di lokasi untuk mengeluarkan korban yang terjebak di dalam gerbong.Rosan memastikan Danantara bakal terus menyampaikan perkembangan terbaru terkait insiden ini kepada publik.“Kami akan terus memberikan informasi terbaru secara berkala seiring perkembangan situasi,” imbuh dia.