Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberi tanggapan saat ditemui di Kantor DPRD DIY, Jumat (19/9/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparanSebanyak 13 pelaku kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta merupakan perempuan. Gubernur DIY Hamengkubuwono X mengaku heran ibu-ibu tega melakukan kekerasan seperti itu."Yang saya heran, justru itu dilakukan oleh ibu-ibu. Emangnya dia nggak punya anak kok memperlakukan anak-anak di bawah umur seperti itu. Saya nggak ngerti," kata Sultan di Kepatihan Pemda DIY, Rabu (29/4).Little Aresha diketahui tidak berizin. Sultan mengatakan sesuatu yang ilegal pasti bermasalah."Makanya saya minta, cepat untuk surat edaran, harapan saya kabupaten/kota melakukan operasi (daycare tak berizin)," ujarnya."Karena yang berizin belum tentu pelayanan itu baik. Apalagi ilegal," tuturnya.Dalam kasus ini terdapat 53 anak yang menjadi korban kekerasan. Mereka semua berusia di bawah 2 tahun.Polisi telah menetapkan 13 tersangka, termasuk ketua yayasan dan kepala sekolah. Mereka terancam hukuman 5 hingga 10 tahun penjara.