Polemik Parliamentary Threshold, Ini Elektabilitas 8 Parpol di Survei Terbaru

Wait 5 sec.

18 bendera parpol peserta Pemilu 2024 dikibarkan di depan kantor KPU, Jakarta. Foto: Luthfi Humam/kumparanPembahasan RUU Pemilu masih belum dimulai di DPR. Pembahasan naskah akademik yang sempat terjadwal di Komisi II DPR pun tiba-tiba dibatalkan.Pimpinan DPR menyebut pembahasan masih dilakukan secara informal lintas partai. Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan salah satu yang masih dibahas mendalam adalah perubahan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dari 4 persen suara sah untuk dapat kursi di Senayan.“Ya kita lagi lihat untuk ambang batas yang kira-kira kemudian tidak memberatkan partai-partai yang lain,” katanya di DPR, Senin (20/4).Berbagai usulan dari partai politik di parlemen pun bermunculan. Golkar mengusulkan angka 5 persen, sementara Demokrat menilai besaran ambang batas parlemen saat ini sudah ideal.PAN menilai, ambang batas parlemen sebaiknya dihapus. PDIP masih melakukan pengkajian terkait hal ini.Lantas, bagaimana sebenarnya peta elektabilitas ke-8 parpol parlemen di survei-survei terbaru?PoltrackingPada survei elektabilitas parpol Poltracking bulan April 2026 ini, Gerindra menjadi yang terdepan. Berikut adalah urutannya:Gerindra 26,1 persenPDIP 15,4 persenGolkar 9 persenPKB 8,1 persenPKS 5,9 persenDemokrat 5,6 persenNasDem 5,5 persenPAN 2 persenIPOKondisi yang sama juga terlihat di survei IPO pada Oktober 2025 lalu. Gerindra menjadi juara, sementara PDIP menyusul di urutan kedua. Berikut lengkapnya:Gerindra 33,5 persenPDIP 16,4 persenGolkar 9,1 persenPKB 6,2 persenPAN 5,0 persenPartai Demokrat 4,9 persenPKS 4,8 persenNasDem 4,0 persenIndexPoliticaMasih pada Oktober 2025 lalu, IndexPolitica merilis survei elektabilitas mereka. Hasilnya berbeda, PDIP yang memenangkan survei ini. Berikut hasilnya:PDIP 19,78 persenGerindra 18,50 persenGolkar 13,68 persenPKB 9,25 persenDemokrat 8,15 persenPAN 6,58 persenNasDem 5,50 persenPKS 4,75 persen