Profil Taksi Green SM yang Terlibat Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo

Wait 5 sec.

Wujud taksi online yang mogok diperlintasan kereta di dekat Stasiun Bekasi Timur. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanKecelakaan antara rangkaian KRL tujuan Kampung Bandan-Cikarang dengan KA Argo Bromo pada Senin (27/4) malam di Stasiun Bekasi Timur menewaskan 14 orang dan melukai puluhan penumpang lainnya.Kejadian ini diawali saat taksi Green SM mogok di perlintasan kereta Ampera, Bekasi Timur. Taksi yang mogok tidak dapat dievakuasi, sehingga tertabrak oleh KRL yang sedang melintas.Sementara di Stasiun Bekasi Timur, KRL tujuan Kampung Bandan-Cikarang sedang berhenti menanti situasi aman akibat KRL menabrak taksi Green SM. KRL yang sedang menanti situasi aman itu kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo.Profil Taksi Green SMWujud taksi online yang mogok diperlintasan kereta di dekat Stasiun Bekasi Timur. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanMengutip situs resmi Green SM, Selasa (28/4), taksi listrik ini diluncurkan pada 6 Maret 2023 oleh pimpinan Vingroup, Pham Nhat Vuong, dengan nama Green and Smart Mobility (GSM). Green SM menjadi perusahaan yang fokus pada penyewaan kendaraan ramah lingkungan dan cerdas, serta menjadi pionir kendaraan listrik multi-platform.Green SM beroperasi dalam dua layanan utama, yaitu pemesanan mobil listrik dan penyewaan mobil serta sepeda mobil listrik, dengan investasi mencapai 20 ribu mobil dan 60 ribu sepeda motor. Tak cuma menyediakan layanan perjalanan dengan kendaraan listrik, Green SM juga menyewakan kendaraan kepada perusahaan transportasi untuk memenuhi kebutuhan opsi transportasi yang ramah lingkungan.Green SM memiliki misi meningkatkan penggunaan kendaraan listrik di masyarakat sambil memperkenalkan kenyamanan, kecerdasan, dan keberlanjutan.Tak hanya itu, Green SM juga berkomitmen memperkenalkan kendaraan listrik VinFast secara luas, menciptakan kebiasaan baru yang cerdas dan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.Layanan Green SM seluruhnya beroperasi menggunakan mobil listrik VinFast, dengan tujuan menciptakan generasi taksi tanpa aroma bensin, kebisingan mesin, baik untuk kesehatan pelanggan dan ramah lingkungan.Tanggapan Resmi Green SM Pasca Kecelakaan KRL vs KA Argo BromoWujud taksi online yang mogok diperlintasan kereta di dekat Stasiun Bekasi Timur. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanGreen SM Indonesia dalam pernyataannya telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung."Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," kata Green SM Indonesia dalam pernyataannya di Instagram.Green SM Indonesia juga menyampaikan duka cita kepada korban dan keluarga korban kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo."Saat ini, insiden tersebut masih dalam proses investigasi dan belum terdapat kesimpulan resmi dari pihak berwenang. Green SM terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dengan menyampaikan informasi yang relevan serta mendukung jalannya investigasi," ujar Green SM Indonesia.