Perumda Tirta Kencana Imbau Warga Tampung Air Antisipasi El Nino

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Perumda Tirta Kencana Samarinda mengingatkan masyarakat agar mulai menyiapkan tempat penampungan air berukuran lebih besar sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau tahun ini. Imbauan tersebut disampaikan menyusul potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026.Perusahaan daerah itu menilai kesiapan warga menyimpan cadangan air penting dilakukan sejak dini, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan distribusi apabila kondisi cuaca ekstrem memengaruhi sumber air baku maupun proses produksi air bersih.Direktur Teknik Perumda Tirta Kencana Samarinda, Kaharuddin, mengatakan berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), periode April hingga Oktober berpotensi dipengaruhi El Nino yang berdampak pada sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Timur.“Berdasarkan prediksi BMKG, mulai April hingga sekitar Oktober terdapat potensi gejala El Nino yang dapat memberi dampak bagi wilayah Kalimantan Timur,” ujar Kaharuddin, pada Rabu (29/4/2026).Ia menjelaskan, musim kemarau berisiko menurunkan debit air baku sehingga dapat memengaruhi kapasitas produksi.Dalam kondisi tertentu, distribusi air juga bisa mengalami penghentian sementara apabila pasokan tidak mencukupi.Selain itu, pihaknya turut mewaspadai kemungkinan masuknya air asin ke sumber air baku ketika debit sungai mengalami penurunan signifikan. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu proses pengolahan air bersih.“Dampaknya biasanya terlihat pada sistem produksi, seperti berkurangnya debit air atau bahkan penghentian sementara. Jika terjadi intrusi air asin, hal itu yang menjadi perhatian kami,” katanya.Karena itu, masyarakat diimbau memiliki persediaan air di rumah agar kebutuhan harian tetap terpenuhi ketika terjadi gangguan layanan. Warga juga diminta kembali mengisi penampungan saat distribusi sudah normal.“Masyarakat sebaiknya memiliki tempat penampungan air. Saat terjadi gangguan masih ada cadangan, dan ketika aliran kembali normal dapat diisi kembali,” tegasnya.Meski demikian, Kaharuddin memastikan hingga kini belum terjadi intrusi air asin pada sumber air baku yang dikelola Perumda Tirta Kencana Samarinda. (*)