BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Balikpapan Utara (Balut) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan. Peran aktif warga dinilai menjadi faktor kunci dalam keberhasilan setiap program yang dijalankan.Salah satu anggota TP PKK Balut, Rasnia, mengungkapkan bahwa dirinya telah mengabdikan diri selama kurang lebih 15 tahun dalam organisasi tersebut. Selama itu, ia bersama tim secara konsisten melakukan pembinaan dan pendampingan masyarakat secara berjenjang, mulai dari tingkat Dasawisma, kelompok PKK RT, kelurahan, hingga kecamatan.“Kami mengimbau dan mendampingi warga melalui 10 program pokok PKK, mulai dari pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, kesehatan, pendidikan dan keterampilan, hingga kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat,” ujar Rasnia, pada Rabu (22/4/2026).Menurutnya, implementasi program tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mengantarkan TP PKK Balut meraih berbagai prestasi. Pada 2023, misalnya, TP PKK Balut berhasil menjuarai lomba posyandu tingkat nasional sebagai perwakilan Kota Balikpapan.Selain itu, prestasi juga diraih dalam kategori Dasawisma yang mampu menjuarai kompetisi secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kota, hingga provinsi. Tak hanya itu, keberhasilan program PKK di Balut juga mengantarkan mereka meraih juara pertama di tingkat provinsi.“Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan dan berbasis data, dari tingkat kelurahan hingga provinsi. Semua berjalan linier dan berjenjang,” jelasnya.Capaian lain juga diraih melalui program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) yang menembus tingkat provinsi. Bahkan, kader posyandu binaan TP PKK Balut turut berkompetisi di tingkat nasional.Meski demikian, Rasnia mengakui bahwa tantangan terbesar terletak pada upaya mengedukasi dan merangkul masyarakat di tingkat akar rumput, khususnya di lingkungan RT dan Dasawisma.“Tantangannya cukup besar, karena tidak semua warga mudah dirangkul. Diperlukan pendekatan yang konsisten agar mereka mau terlibat aktif,” ujarnya.Kerja keras tersebut pun membuahkan hasil. TP PKK Balut kembali mencatat prestasi nasional dalam kategori pengelolaan sampah berbasis posyandu.Berbagai capaian yang diraih, TP PKK Kecamatan Balikpapan Utara diharapkan terus menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat serta mampu meningkatkan kualitas hidup warga secara berkelanjutan. (*)