Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi di Kremlin, Moskow, Rusia, Senin (23/6/2025). Foto: Sputnik/Alexander Kazakov/Pool via REUTERSMenteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi akan bertemu dengan Presiden Vladimir Putin di Moskow. Hal ini disampaikan kantor berita Iran ISNA. Dilansir dari AFP, kabar itu disampaikan duta besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, bahwa Araghchi akan bertemu Putin dan mendiskusikan beberapa hal, salah satunya gencatan senjata"Akan berkonsultasi dengan pejabat Rusia, terkait status negosiasi terkini, gencatan senjata, dan perkembangan lainnya, termasuk laporan negosiasi mengakhiri perang dengan Amerika Serikat dan Israel," kata Kazeem, Minggu (26/4). Selain bertemu Putin, Araghchi juga bertandang ke Muscat, Oman untuk menghentikan konflik di kawasan. Pertemuan ini menyoroti peran Oman sebagai mediator dalam perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran, selain Pakistan yang telah menjadi mediator negosiasi damai sebelumnya.Menurut kantor berita Oman yang dikutip AlJazeera, kedua pihak membahas perkembangan situasi regional serta upaya mediasi untuk mengakhiri konflik.Araghchi juga mendengarkan pandangan Sultan Oman terkait solusi politik berkelanjutan guna meredam dampak krisis bagi masyarakat kawasan.Dalam pertemuan itu, Sultan Haitham menekankan pentingnya mengedepankan dialog dan diplomasi dalam menyelesaikan konflik.Ia menyebut pendekatan tersebut penting untuk memperkuat fondasi perdamaian di tengah ketegangan yang terus berlangsung.Araghchi kemudian menyampaikan apresiasi atas peran Oman dalam mendorong dialog dan stabilitas regional. Ia menilai upaya Oman sangat penting, terutama di tengah situasi kawasan yang semakin kompleks.Sebelumnya, Araghchi meninggalkan Islamabad pada Sabtu (25/4) tanpa ada tanda terobosan dalam pembicaraan damai dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan pejabat senior lainnya terkait konflik AS-Israel dengan Iran.