Harga Komoditas: Minyak Mentah Bervariasi, Nikel Naik 1,4 Persen

Wait 5 sec.

Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai (offshore). Foto: ShutterstockHarga minyak mentah turun pada Jumat (24/4), karena munculnya harapan baru bahwa perundingan perdamaian yang selama ini sulit terwujud antara AS dan Iran mungkin akan terjadi dan membuka jalan bagi dimulainya kembali aliran energi melalui Selat Hormuz.Dikutip dari Bloomberg, minyak mentah WTI untuk pengiriman Juni turun 1,5 persen menjadi USD 94,40 per barel di New York. Harga minyak Brent untuk pengiriman bulan Juni naik 0,3 persen menjadi USD 105,33 per barel.Batu BaraHarga batu bara ICE Newcastle juga menguat pada penutupan perdagangan Jumat. Berdasarkan situs Barchart, harga batu bara untuk kontrak Mei 2026 naik 0,85 persen dan berada di harga USD 130,20 per ton.CPOAdapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) berjangka Malaysia juga meningkat pada Jumat. Berdasarkan data tradingeconomics, harga CPO naik tipis 0,39 persen dan berada di MYR 4.597 per ton.Sejumlah pekerja membongkar Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dari atas mobil sebelum dimasak di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT.Astra Agro Lestari Tbk di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Jumat (13/2/2026). Foto: Akbar Tado/ANTARA FOTONikelHarga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Jumat. Harga nikel berdasarkan London Metal Exhange (LME) melesat 1,48 persen menjadi USD 19.015 per ton.TimahSementara itu, harga timah terpantau juga mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Jumat. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exhange (LME) naik tipis 0,23 persen dan menetap di USD 50.215 per ton.