Kenapa Harus Patuh Minum Antibiotik Sampai Habis?

Wait 5 sec.

Ilustrasi Resistensi Antibiotik Foto: nobeastsofierce/ShutterstockAntibiotik merupakan obat yang berfungsi untuk mengatasi dan mencegah infeksi bakteri pada tubuh. Tapi tidak semua bakteri yang ada di dalam tubuh harus dimusnahkan ya, karena di dalam tubuh terdapat bakteri baik dan juga bakteri jahat.Terdapat triliunan bakteri baik yang hidup di dalam tubuh manusia. Bakteri baik ini sangat penting untuk proses pencernaan, pembentukan vitamin, dan juga melindungi tubuh dari serangan bakteri yang jahat. Nah, bakteri jahat inilah yang menyebabkan tubuh kita jadi terinfeksi dan jatuh sakit. Itulah sebabnya kenapa tubuh kita membutuhkan antibotik.Tujuan menghabiskan antibiotik ini untuk mencegah adanya risiko timbulnya efek samping dan juga menimbulkan kekebalan akan antibotik atau resistensi antibiotik.Resistensi antibiotik adalah ketika antibiotik tidak lagi bekerja secara maksimal atau tidak dapat memusnahkan bakteri yang ada di dalam tubuh. Jika kamu sedang sakit dan mendapatkan obat antibiotik, lalu tiba-tiba menghentikan pengobatan, yang terjadi justru bakteri akan semakin berkembang di dalam tubuh dan menyebabkan bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik.Jika kamu tidak menghabiskan antibiotik sesuai dengan dosis yang telah ditentukan, maka kemungkinan hanya sebagian besar bakteri yang dapat dimusnahkan, dan sebagian bakteri yang tersisa justru akan menjadi resisten atau kebal terhadap antibiotik. Sehingga menyebabkan infeksi menjadi semakin parah bahkan dapat menularkan kepada orang lain.Ketika bakteri resisten, maka golongan antibiotik sudah tidak dapat membunuh bakteri tersebut, sehingga dibutuhkan golongan antibiotik yang lebih tinggi lagi.Mengkonsumsi antibiotik sampai habis merupakan langkah penting untuk memastikan infeksi bakteri benar-benar sembuh secara tuntas. Menghentikan penggunaan antibiotik sebelum waktunya akan menyebabkan bakteri tidak mati sepenuhnya, sehingga menimbulkan infeksi kembali dan bahkan akan menjadi lebih sulit diobati. Selain itu, kebiasaan tidak menghabiskan antibiotik juga dapat memicu terjadinya resistensi antibiotik, yaitu kondisi di mana bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik. Oleh karena itu, kepatuhan dalam mengikuti aturan dalam penggunaan antibiotik sesuai dengan anjuran dokter sangat diperlukan, tidak hanya untuk kesehatan diri sendiri tetapi juga untuk mencegah dampak buruk bagi masyarakat luas.