Suasana Daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang digerebek polisi terkait kasus kekerasan dan penelantaran anak. Foto: Panji/kumparan @kumparan Salah satu orang tua korban dugaan kekerasan dan penelantaran di Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Salah satu orang tua korban, Noorman Windarto, mengungkapkan anaknya mengalami luka-luka selama dititipkan di tempat tersebut. Ia mengungkapkan beberapa luka yang dialami anaknya terdapat di bibir, punggung, hingga selangkangan. Ia pun mengambil langkah tegas dengan menempuh jalur hukum. Sejauh ini, polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka. Mereka ialah 1 pemimpin yayasan, 1 kepala sekolah, dan 11 pengasuh. Noorman berharap para pelaku dihukum seberat-beratnya. Di sisi lain dia juga merasa bersalah terhadap anaknya. 📸: Dok. kumparan/Arfiansyah Panji, Polresta Yogyakarta. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | daycareyogya | news | vidol | R169 | R091 | E018 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ original sound - kumparan - kumparan @kumparan Kesaksian orang tua hingga warga mengungkap kondisi di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Yogyakarta, yang diduga menjadi lokasi kekerasan dan penelantaran anak. Salah satu orang tua, Ayu, mengaku pernah menitipkan anaknya selama 8 bulan sejak 2018. Ia menyebut orang tua dilarang masuk ke dalam, termasuk mengecek kondisi kamar. Ia juga mengungkap kondisi ruangan yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Tidak ada AC, hanya kipas angin yang diarahkan langsung ke bayi, termasuk anak berusia 3 bulan. Anak Ayu sempat mengalami radang paru-paru dan harus menjalani opname. Ia kini menduga kondisi tersebut bisa berkaitan dengan pola pengasuhan di daycare. Sementara itu, Ketua RT 28 Sorosutan, Ipung, yang ikut dalam penggerebekan menyebut kondisi di dalam daycare memprihatinkan. Bangunan yang digunakan merupakan rumah tinggal dengan ventilasi minim dan hanya menggunakan kipas angin. Ia juga menyebut satu ruangan berukuran sekitar 3x3 meter diisi lebih dari 10 anak. Bahkan, menurut keterangan Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian, dalam beberapa kasus satu kamar diisi hingga 20 anak. 📸: Dok. kumparan/Panji Purnandaru Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | daycareyogya | news | svl | R120 | R091 | R169 | E018 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ original sound - kumparan - kumparan @kumparan Polisi menggerebek daycare Little Aresha di Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Jumat (24/4) terkait kekerasan dan penelantaran anak. Kasus ini terungkap usai polisi menerima laporan eks karyawan daycare yang ijazahnya ditahan saat resign. Eks karyawan itu merupakan pengasuh yang baru bekerja di sana. Karena tak tega melihat bayi dianiaya dan ditelantarkan, pengasuh yang baru masuk itu kemudian meminta berhenti. Usai dilakukan penggerebekan dan penyelidikan, diketahui 53 dari 103 anak jadi korban dugaan kekerasan dan penelantaran di daycare Little Aresha. Ironisnya, daycare ini diduga telah melakukan dugaan kekerasan dan penganiayaan selama lebih dari setahun. Polisi menetapkan 13 orang tersangka dalam kasus ini. "Tersangka terdiri dari 1 kepala yayasan, 1 kepala sekolah, dan 11 orang pengasuh," kata Kapolresta Yogya Kombes Pol Eva Guna Pandia kepada wartawan di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (25/4) malam. 📸: Dok. kumparan/Arfiansyah Panji. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | daycareyogya | news | videonews | R169 | E018 | V157 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ suara asli - kumparan - kumparan @kumparan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo akan melakukan sweeping seluruh tempat penitipan anak (day care) di Kota Yogyakarta. Ia menegaskan, day care yang tidak memiliki izin akan langsung ditutup. “Kami akan men-sweeping semua tempat-tempat yang menyelenggarakan penitipan anak di Kota Yogyakarta. Karena seperti yang kemarin terjadi, itu kan tidak ada izin,” kata Hasto. “(Tidak berizin) pasti ditutup. Ya, pasti ditutup. Kan itu kan, semua kegiatan aktivitas yang menyangkut masalah publik, apalagi juga menarik uang masyarakat toh,” lanjutnya. Langkah ini diambil menyusul kasus dugaan kekerasan dan penelantaran di day care Little Aresha di Kemantren Umbulharjo. Menurut Hasto, tempat tersebut juga tidak mengantongi izin Taman Kanak-kanak (TK). Hasto menyebut dirinya telah berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan kepolisian, serta berencana menemui keluarga korban. Pemerintah, kata dia, akan memberikan pendampingan psikologis bagi anak-anak dan keluarga terdampak. 📸: Dok. kumparan/Panji Purnandaru. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | daycareyogya | news | oneliner | R120 | E018 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ News / Truth Investigation / Investigation / Suspicion / Consideration(1013150) - A.TARUI @kumparan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta mengungkap fakta baru di balik kasus day care di wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta, yang diduga menganiaya dan menelantarkan anak. Kepala Dinas DP3AP2KB Yogyakarta, Retnaningtyas, mengatakan day care tersebut tidak memiliki izin. "Tidak berizin. Kami sudah cek, di Dinas Pendidikan maupun ke dinas perizinan, memang itu belum ada izinnya," kata dia kepada wartawan, Sabtu (25/4). Retnaningtyas menyebut, sanksi yang akan diberikan kepada pihak day care yakni penutupan permanen. Mereka juga akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Menurutnya, sejauh ini ada 45 kelurahan yang memiliki day care. Saat ini Pemkot tengah mendata untuk memastikan apakah day care tersebut memiliki izin atau tidak. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | daycareyogya | news | tiktokvidol | R176 | E037 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ Breaking News - Dih @kumparan Day care di Umbulharjo, Yogyakarta, digerebek polisi usai laporan karyawan yang mundur karena melihat dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap anak. Polisi menyebut anak-anak diduga mengalami penelantaran dan penganiayaan, meski detailnya masih didalami. Sejumlah orang tua juga melapor, dengan salah satu mengaku anaknya sempat diikat, dibedong, dan ditidurkan tanpa bantal. 📸: Dok. Istimewa, Polresta Yogyakarta. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | daycareyogya | news | svl | R176 | E037 | V114 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ original sound - kumparan - kumparan