Para terduga anggota geng menghadiri sidang terbuka dalam persidangan massal di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di Tecoluca, El Salvador, Kamis (23/4/2026). Foto: Jose Cabezas/REUTERSSebanyak 486 tersangka anggota geng mengikuti persidangan massal terbesar di bawah kepemimpinan Presiden Nayib Bukele. Foto: Jose Cabezas/REUTERSTampak saat persidangan dimulai, ratusan tahanan yang diduga anggota geng itu duduk berjejer dengan borgol di pergelangan tangannya dan kepala pelontos yang dipenuhi tato di sekujur tubuhnya. Foto: Jose Cabezas/REUTERSMereka dituduh telah melakukan lebih dari 47.000 kasus kejahatan antara tahun 2012 dan 2022 dengan contoh kasus pemerasan, perdagangan senjata hingga pembunuhan. Foto: Jose Cabezas/REUTERSSelanjutnya persidangan massal tersebut dilakukan secara tertutup untuk umum. Foto: Jose Cabezas/REUTERSFoto: Jose Cabezas/REUTERSPara terduga anggota geng menghadiri sidang terbuka dalam persidangan massal di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di Tecoluca, El Salvador, Kamis (23/4/2026).Sebanyak 486 tersangka anggota geng mengikuti persidangan massal terbesar di bawah kepemimpinan Presiden Nayib Bukele.Tampak saat persidangan dimulai, ratusan tahanan yang diduga anggota geng itu duduk berjejer dengan borgol di pergelangan tangannya dan kepala pelontos yang dipenuhi tato di sekujur tubuhnya.Mereka dituduh telah melakukan lebih dari 47.000 kasus kejahatan antara tahun 2012 dan 2022 dengan contoh kasus pemerasan, perdagangan senjata hingga pembunuhan.Selanjutnya persidangan massal tersebut dilakukan secara tertutup untuk umum.Para terduga anggota geng Mara Salvatrucha, juga dikenal sebagai MS-13, menghadiri sidang terbuka dalam persidangan massal di Pusat Penahanan Terorisme (CECOT) di Tecoluca, El Salvador, Kamis (23/4/2026). Foto: Jose Cabezas/REUTERS