Test tabrak Jetour T1 di ASEAN NCAP. Foto: dok. ASEAN NCAPLembaga uji tabrak kendaraan ASEAN NCAP rutin melaporkan hasil tes melalui laman resmi. Umumnya mobil baru, baik yang telah dipasarkan di suatu negara, maupun yang akan dipasarkan.Yang menarik, hasil uji tabrak terbaru membuka indikasi kehadiran mobil baru di pasar otomotif Tanah Air. Lewat laporan pengujian keselamatan, sejumlah produk yang belum dipasarkan resmi di Indonesia, terpantau sudah dipersiapkan untuk pasar regional termasuk Indonesia.Salah satunya Jetour T1. Dalam hasil uji tabrak, SUV tersebut menjalani pengujian dengan keterangan negara tujuan Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Artinya kendaraan ini disiapkan untuk pasar ASEAN, bukan konsumsi domestik di negara asalnya.Test tabrak Jetour T1 di ASEAN NCAP. Foto: dok. ASEAN NCAPDalam dokumen yang sama, juga disebutkan bahwa unit yang diuji berasal dari China, sementara produksi regional ASEAN direncanakan berlangsung di Malaysia. Pola ini lazim dilakukan pabrikan sebelum memasarkan produk secara massal di kawasan Asia Tenggara, terutama untuk memenuhi regulasi lokal.Padahal hingga saat ini, Jetour di Indonesia baru memasarkan model T2. Kehadiran data uji tabrak T1 pun dinilai sebagai sinyal awal bahwa Jetour tengah menyiapkan lini produk yang lebih luas untuk memperkuat penetrasi pasar nasional, khususnya di segmen SUV menengah.Selain Jetour T1, indikasi serupa juga muncul pada model Forthing Friday, kendaraan listrik yang berada di bawah payung Dongfeng Motor Corporation. Model ini juga tercatat dalam basis data pengujian keselamatan ASEAN NCAP, dengan negara tujuan yang mencakup Indonesia.Test tabrak Forthing Friday di ASEAN NCAP Foto: dok. ASEAN NCAPSekilas mengenai merek ini, Forthing adalah salah satu merek otomotif asal China yang berada di bawah naungan Dongfeng Liuzhou Motor, divisi dari Dongfeng Motor Group, salah satu produsen mobil terbesar di sana. Merek ini pada awalnya dikenal sebagai Fengxing dan kemudian memakai nama Forthing untuk pasar global.Salah satu model terbaru yang menjadi sorotan adalah Forthing Friday, sebuah SUV listrik (EV) yang dirancang untuk pasar internasional, termasuk negara-negara ASEAN yang hadir dalam format setir kanan.Dalam siaran resmi perusahaan, pada medio 2025 lalu pabrikan meluncurkan model setir kanan pertama mereka di Hong Kong, yang sekaligus merepresentasi langkah ekspansi mereka. Disebutkan pula bahwa Friday telah meluncur di Macau, Malaysia, Indonesia, Pakistan, Selandia Baru dan di lebih 10 negara lain.Test tabrak Chery Tiggo 7 PHEV di ASEAN NCAP. Foto: dok. ASEAN NCAPStrategi ini dilakukan untuk memberikan pilihan baru bagi konsumen global dalam hal mobilitas hijau dan cerdas, sekaligus mendorong adopsi kendaraan energi baru secara lebih luas di seluruh dunia.Terakhir, ada Chery Tiggo 7 PHEV yang juga dituliskan untuk pasar Indonesia salah satunya. Saat ini portofolio Chery untuk Tiggo hybrid series diisi oleh Tiggo 8 CSH, Tiggo 9 CSH, dan Tiggo Cross.