Konsulat AS di Dubai Dihantam Drone, Asap Hitam Membubung Tinggi

Wait 5 sec.

Suasana usai unjuk rasa kematian Ali Khamenei di kawasan gedung konsulat Amerika Serikat, Karachi, Pakistan. Foto: Akhtar Soomro/REUTERSSebuah drone menghantam gedung Konsulat Amerika Serikat di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pada Selasa (3/3) waktu setempat. Insiden itu terjadi di tengah eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengatakan seluruh personel dipastikan dalam kondisi aman. Ia menyebut sebagian besar staf sudah meninggalkan lokasi sebelum operasi militer AS-Israel terhadap Iran dimulai.“Tempat parkir yang berdekatan dengan gedung kedutaan terkena dampak,” kata Rubio dikutip dari CNN, Rabu (4/3).Seorang pejabat UEA mengatakan, konsulat tersebut dalam keadaan tutup saat serangan terjadi. Drone itu diduga berasal dari Iran.Drone kamikaze buatan Iran, Shahed-136 di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina 17 Oktober 2022. Foto: Roman Petushkov/REUTERSLayanan Dihentikan SementaraKedutaan Besar AS di Abu Dhabi dan konsulat di Dubai membatalkan seluruh janji temu visa, layanan warga negara Amerika, dan layanan notaris hingga 4 Maret.Personel pemerintah AS di UEA diperintahkan untuk berlindung di tempat. “Jangan datang ke kedutaan atau konsulat dengan alasan apa pun,” demikian isi peringatan tersebut.Berdasarkan video beredar, terlihat kepulan asap hitam membubung dari area sekitar gedung konsulat AS di Dubai. Tidak ada korban luka. Drone itu menghantam area parkir konsulat AS.812 Drone Terdeteksi Sejak Awal KonflikKementerian Pertahanan UEA menyatakan telah mencegat sebagian besar rudal dan drone yang diluncurkan ke wilayahnya sejak awal perang. Otoritas pertahanan menyebut, sebanyak 812 drone Iran terdeteksi, dengan 755 di antaranya berhasil dicegat dan 57 jatuh di dalam negeri.