Stasiun pengisian daya mobil listrik 1.500 kW yang dikembangkan BYD. Foto: Car News ChinaSejumlah model BYD di China diketahui tengah melakukan uji coba kemampuan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang memiliki keluaran daya maksimal hingga 1.500 kW. Aktivitas ini kabarnya dilakukan dekat kantor pusat pabrikan.Laporan Car News China, sejumlah battery electric vehicle (BEV) lansiran BYD tersebut melakukan pengisian daya di SPKLU bernama Flash Charging. Struktur dispenser berbentuk T dan sistem arus daya bertegangan tinggi dilengkapi pendingin cairan.Menariknya, dari beberapa foto memperlihatkan detail pada bagian pintu bagasi yang terdapat emblem khusus Flash Charging. Serupa dengan penyedia SPKLU tersebut.Artinya fasilitas tersebut sampai saat ini hanya dapat digunakan untuk model BEV tertentu. Ini karena secara rancang bangun infrastruktur itu yang membutuhkan spesifikasi khusus, lantaran daya puncak yang dikeluarkan dapat mencapai 1.500 kW dan arus 1.500 A.Stasiun pengisian daya mobil listrik 1.500 kW yang dikembangkan BYD. Foto: Car News ChinaMeski keluaran dayanya terbilang besar, BEV yang mampu menerima arus hingga 1.000 kW tetap akan dibatasi secara otomatis oleh sistem. Pada tingkat pengisian mencapai 97 persen, arus listrik akan melambat secara otomatis.Soal biaya, dari bocoran tampilan tangkapan layar pengguna BYD tersebut memperlihatkan tarif listrik yang dikeluarkan per kWh ada 1,3 yuan atau sekitar Rp 3.185. Itu sudah termasuk biaya untuk listrik dan layanannya.Di China, fasilitas tersebut mengungguli Tesla yang puncak keluaran daya listriknya hanya sampai 500 kW. Rata-rata SPKLU di sana memiliki rentang keluaran daya maksimal pada 250-600 kW, di Indonesia paling tinggi saat ini mencapai 450 kW.Fasilitas itu direncanakan bakal hadir di lebih dari 4.000 titik yang beroperasi secara mandiri, serta 15.000 lokasi lainnya yang bekerja sama dengan pihak ketiga. Namun hingga kini BYD masih melakukan pengujian agar fasilitasnya dapat bekerja ideal.Stasiun pengisian daya mobil listrik 1.500 kW yang dikembangkan BYD. Foto: Car News China