RI Bakal Ekspor 2.281 Ton Beras ke Arab Saudi pada 7 Maret 2026

Wait 5 sec.

Mentan Andi Amran Sulaiman melepas ekspor telur dan produk olahan unggas ke tiga negara, di Kantor Kementan Jakarta, Selasa (3/3). Foto: Muhammad Fhandra/kumparanIndonesia akan mengekspor 2.281 ton beras ke Arab Saudi pada 7 Maret 2026. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan rencana ekspor tersebut sudah dimatangkan."Kita akan ekspor, beberapa hari ke depan. Kita ekspor beras 2.281 ton, fix," ujar Amran, dalam pelepasan ekspor telur dan produk olahan unggas, di Kantor Kementan Jakarta, Selasa (3/3).Amran menjelaskan ekspor dilakukan karena kondisi stok dan produksi dalam negeri dalam keadaan aman. Ia menegaskan kebutuhan domestik tetap menjadi prioritas."Pangan kita cukup, protein kita cukup. Indonesia aman. Saudi, ekspor berasnya tanggal 7 (Maret). Beras ya, kalau ayam, unggas kita terus mendorong," kata Amran.Pekerja menngangkut karung beras dari serapan gabah petani di Gudang Perum Bulog cabang Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Rabu (7/1/2026). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTOSelain rencana ekspor, Amran memaparkan perkembangan terbaru cadangan beras nasional. Pasokan beras pemerintah saat ini ada 3,67 juta ton dan bakal bertambah pada level 3,7 juta ton."Nah, sekarang stok kita yang inti adalah beras itu hari ini. Besok insyaallah, 3,7 juta ton. Tidak pernah terjadi selama republik ini berdiri. Besok, hari ini tadi, subuh aku terima laporan 3,67 juta ton. Perkiraan, doakan, itu di April, itu 5 juta ton dan tanpa impor," tutur Amran.