Ilustrasi pukul. Foto: ShutterstockPenonton tongtek sahur di Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ricuh. Diduga penyebabnya karena para penonton saling mengejek satu sama lain.Momen kericuhan terekam video, tampak sejumlah remaja terlibat aksi saling dorong dan pukul. Tayangan itu juga memperlihatkan lokasi kejadian berada di sekitar Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Ulum, Mayong, Jepara. Kasi Humas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, membenarkan adanya kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/3) pukul 03.00 WIB di Desa Mayong Lor, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.“Terjadi perselisihan saling ejek antarpenonton tongtek sehingga terjadi aksi saling dorong dan keributan di lokasi,” katanya saat dihubungi kumparan, Senin (2/3).Beberapa warga melaporkan kericuhan tersebut ke Polsek Mayong. Saat anggota Polsek Mayong mendatangi lokasi, para remaja yang terlibat sudah tidak berada di tempat.“Pihak yang berselisih sudah bubar. Tidak ada yang kami amankan atas kejadian tersebut. Terkait korban nihil,” terangnya.Tongtek Sahur Tidak Diperbolehkan SementaraPada Minggu (1/3) pukul 21.00 WIB, Polsek Mayong bersama instansi terkait menggelar rapat evaluasi atas kejadian tersebut. Hasilnya, untuk sementara waktu kegiatan tongtek sahur keliling tidak diperbolehkan.“Hasil evaluasi tidak memperbolehkan kegiatan tongtek keliling saat sahur di area Kecamatan Mayong,” ujarnya.Penyekatan tongtek sahur di area Desa Mayong Lor juga dilakukan. Artinya, tidak diperbolehkan adanya peserta tongtek dari luar Desa Mayong Lor masuk ke wilayah tersebut.“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang mengganggu ketertiban di bulan Ramadan,” imbuhnya.Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M. Faizal Wildan Umar Rela, menyampaikan kejadian tersebut telah diselesaikan oleh Polsek Mayong bersama camat dan pemangku kepentingan terkait. Pihaknya mengimbau masyarakat menjaga kondusivitas.“Silakan mengisi kegiatan sahur dengan hal positif yang tidak mengganggu masyarakat,” ujarnya.Ke depan, pihaknya akan melakukan patroli di berbagai titik untuk mengantisipasi tindak kejahatan selama bulan Ramadan.“Ke depan kami tetap melakukan antisipasi dengan patroli ke berbagai titik,” imbuhnya.