BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, mengajak masyarakat, khususnya para tokoh yang memiliki pengaruh di lingkungannya, untuk berperan aktif dalam mendorong peningkatan ekonomi warga.Menurutnya, para tokoh masyarakat memiliki peran strategis dalam menggerakkan warga agar memanfaatkan berbagai program yang telah disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).“Saya berharap yang sudah memiliki hal-hal positif bisa mendorong peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya, saat menghadiri acara halal bihalal Kerukunan Keluarga Jawa Timur Balikpapan (KKJTB) yang digelar di Guest House Azizah, pada Sabtu malam (18/4/2026).Salah satu program yang disoroti adalah pembentukan koperasi Kelurahan Merah Putih yang direncanakan hadir di 34 kelurahan di Balikpapan. Program ini diharapkan menjadi wadah penguatan ekonomi berbasis masyarakat, termasuk melalui akses permodalan.Ia menyebutkan, saat ini koperasi tersebut telah terbentuk di Kelurahan Graha Indah, sementara sejumlah lainnya masih dalam tahap pembangunan di berbagai kecamatan.“Silakan bapak ibu ikut terlibat, minimal menjadi anggota. Di situ nantinya akan banyak bantuan permodalan yang bisa dimanfaatkan,” katanya.Selain koperasi, pemerintah juga menyediakan fasilitas peningkatan keterampilan melalui balai latihan kerja serta program dari Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian. Warga yang memiliki keterampilan seperti memasak, membuat kue, atau menjahit didorong untuk mengembangkannya menjadi usaha produktif.Bagus menegaskan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat lokal.“APBD ini untuk memakmurkan warga Balikpapan, bukan kelompok tertentu, apalagi orang luar. Saya akan berada di garis depan untuk memastikan pembangunan daerah mengutamakan kesejahteraan warga,” tegasnya.Di sisi lain, ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak. Mengingat, pemerintah provinsi kalimantan timur mempunyai program gratis pol, sehingga program ini bisa dimanfaatkan anak-anak balikpapan.Ia meminta agar anak-anak lebih difokuskan pada kegiatan belajar dan mengaji, serta membatasi penggunaan telepon genggam.“Sayang kalau sudah ada kesempatan mendapatkan beasiswa tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Tugas anak-anak adalah belajar, dan orang tua harus memotivasi mereka,” ujarnya.Melalui berbagai program, Pemerintah Kota Balikpapan berharap dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kota tersebut. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)