Polresta Samarinda Siapkan Pengalihan Arus Jelang Aksi 21 April

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 21 April 2026, Polresta Samarinda mulai mematangkan berbagai langkah antisipasi, khususnya dalam pengaturan lalu lintas di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi pusat kegiatan massa. Upaya ini difokuskan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta meminimalisasi potensi kemacetan di kawasan strategis kota.Dua lokasi utama yang menjadi perhatian adalah area Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur di Jalan Teuku Umar serta Kantor Gubernur Kaltim di Jalan Gajah Mada. Kedua titik tersebut diprediksi akan menjadi pusat konsentrasi peserta aksi, sehingga rekayasa arus kendaraan disiapkan secara khusus.Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun skenario pengalihan arus untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama kegiatan berlangsung.“Pada tanggal 21 April akan berlangsung aksi unjuk rasa yang melibatkan berbagai elemen masyarakat di Samarinda. Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda akan menerapkan rekayasa lalu lintas di dua lokasi utama tersebut,” ujarnya, pada Senin (20/4/2026).Di kawasan DPRD Kaltim, rekayasa lalu lintas dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA. Pengendara yang biasa melintas di depan gedung DPRD diarahkan untuk menggunakan rute alternatif guna menghindari kepadatan. lihat foto Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo. Foto: BorneoFlash/Nur AinunnisaArus kendaraan dari Jalan MT Haryono menuju Jalan Rapak Indah akan dialihkan melalui Jalan Tengkawang, Jalan Ulin, Jalan Kahoi, hingga kembali ke Jalan Teuku Umar. Sementara untuk arah sebaliknya, dari Jalan Rapak Indah menuju MT Haryono, pengendara akan diarahkan melewati Jalan Teuku Umar, Perumahan Citra Griya, Jalan Adam Malik, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Meranti, hingga tersambung kembali ke Jalan Tengkawang.La Ode juga mengingatkan masyarakat agar menyesuaikan rute perjalanan.“Masyarakat yang hendak melintasi kawasan DPRD diimbau untuk memilih jalur alternatif agar terhindar dari kepadatan lalu lintas,” jelasnya.Sementara itu, pengaturan lalu lintas di sekitar Kantor Gubernur Kaltim akan diberlakukan mulai pukul 12.00 WITA hingga aksi selesai. Pengalihan arus direncanakan berlaku dari Simpang Cermai hingga Simpang Muara, termasuk kendaraan dari arah pelabuhan yang akan diarahkan melalui sisi samping kantor gubernur.Untuk arus dari Jalan Yos Sudarso menuju Jalan Slamet Riyadi, kendaraan akan dialihkan melalui Jalan Niaga Timur, Jalan Pulau Sebatik, Jalan Imam Bonjol, hingga Jalan Antasari. Sedangkan arus sebaliknya akan diarahkan melalui Jalan RE Martadinata hingga ke Jalan Perniagaan.Lebih lanjut, La Ode menegaskan bahwa penutupan jalan di depan Kantor Gubernur bersifat fleksibel, menyesuaikan situasi di lapangan. lihat foto Salah satu titik utama Aksi 21 April besok hari. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa“Penutupan jalan di depan Kantor Gubernur akan diterapkan secara situasional, bergantung pada jumlah massa yang hadir. Apabila massa cukup besar dan menutup kedua jalur, maka penutupan total akan diberlakukan,” tegasnya.Kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak awal serta mematuhi arahan petugas di lapangan, agar aktivitas tetap berjalan lancar selama aksi berlangsung. (*)