Ka'bah diselimuti kain Ihram. Foto: M Lutfan Dharmawan/MCHKa'bah kini telah berselimut ihram. Tandanya, musim haji telah tiba. Tampak Ka'bah bagian atasnya masih tertutup rapi oleh kiswah. Sementara di bagian bawahnya, dibalut ihram putih panjang yang mengelilinginya."Ka'bah diselimuti kain ihram yang menandakan dimulainya musim Haji," demikian dikutip dari akun Inside The Haramain, di X, Minggu (19/4).Adapun pemasangan kain ihram ini biasanya dilakukan setiap 1 Zulkaidah atau per Sabtu (18/4) kemarin. Kiswah digulung 3 meter sehingga struktur batu bagian bawah kiblat (arah hadap salat) umat Islam ini terlihat. Juga ada kain putih yang melilit semua sisi Ka'bah.Kiswah diangkat setiap musim haji untuk melindunginya dari kerusakan akibat padatnya kerumunan jemaah.Pada Minggu, terlihat jemaah haji yang melakukan tawaf dan sa'i masih belum banyak. Masjidil Haram pun tampak lebih lengang dari biasanya.Berikut penampakannya:Ka'bah diselimuti kain Ihram. Foto: M Lutfan Dharmawan/MCHKa'bah diselimuti kain Ihram. Foto: M Lutfan Dharmawan/MCHKa'bah diselimuti kain Ihram. Foto: M Lutfan Dharmawan/MCHKa'bah diliilit kain putih menyambut haji 18 April 2026. Foto: Dok. AlharamainSAKa'bah diliilit kain putih menyambut haji 18 April 2026. Foto: Dok. AlharamainSAKa'bah dililit kain putih menyambut calon jemaah haji, 18 April 2026 Foto: Dok. AlharamainSAScreening Jemaah DiperketatMemasuki musim haji, pemerintah Arab Saudi memperketat pengamanan di lokasi akses masuk Kota Makkah. Pemeriksaan izin dilakukan secara berlapis, di jalan-jalan utama menuju Masjidil Haram, bahkan saat hendak masuk ke masjid.Pantauan kumparan pada Minggu, setelah bus melaju dari Bandara King Abdul Aziz di Jeddah, pengecekan pertama dilakukan oleh pihak kepolisian Saudi di Jalan Tol Jeddah-Makkah. Jika dilihat dari Google Maps, titik pengecekan itu sekitar 70 km dari Masjidil Haram.Polisi Arab Saudi berjaga di Masjidil Haram, Makkah, Maret 2024 Foto: Twitter/@security_govPetugas masuk ke bus dan memeriksa tujuan dari rombongan dan izinnya di Musim Haji. Setelah pengecekan dilakukan dan tidak ada masalah, bus bisa melanjutkan perjalanan.Tak lama berselang, bus kembali dihentikan. Ada pemeriksaan kedua, di jarak sekitar 28 km menuju Masjidil Haram. Kali ini polisi meminta untuk melihat visa satu per satu penumpang dan mengeceknya.Titik tersebut, merupakan akses masuk ke Kota Makkah. Setelah pemeriksaan, bus dipersilakan kembali melanjutkan perjalanan.Bus yang mengangkut jemaah haji yang lakukan murur di Muzdalifah. Foto: Moh Fajri/kumparanAdapun per 13 April lalu, Saudi telah melarang ekspatriat tanpa izin resmi masuk Makkah. Kebijakan ini bertujuan mencegah haji ilegal dan memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman serta tertib.Hanya pihak tertentu yang diizinkan masuk ke Makkah, seperti pemegang izin haji resmi, warga dengan iqama Makkah, atau pekerja yang memiliki izin khusus di area tempat suci.Selama periode menjelang dan berlangsungnya haji, penerbitan izin umrah dihentikan sementara untuk semua kategori. Pemerintah Saudi juga menegaskan bahwa pelanggaran aturan ini akan dikenai sanksi, serta mengingatkan bahwa izin haji hanya dapat diperoleh melalui jalur resmi.