JPNN.com, BANDUNG - Sejarawan dan intelektual Vijay Prashad mengatakan bahwa semangat Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 di Bandung bukan sekadar nostalgia sejarah, melainkan agenda nyata yang masih relevan untuk menjawab krisis global saat ini. Hal itu disampaikannya dalam acara Public Lecture bertajuk “The Bandung Spirit: Reviving Global South Solidarity in a Time of Crisis” di Gedung Merdeka, Bandung, Minggu (19/4).