Mobil-mobil melintas di depan fasad Rumah Sakit Gandi yang rusak, yang terkena serangan pada 1 Maret, ketika sebuah proyektil menghantam menara komunikasi TV pemerintah (tengah) dan bangunan-bangunan di dekatnya di ibu kota Teheran, (2/3/2026). Foto: Atta Kenare/AFPIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,52 persen ke level 7.594,11 pada perdagangan Senin (20/4), setelah sempat menguat di awal sesi.Analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG masih berpotensi bergerak sideways dalam rentang 7.500-7.700 pada perdagangan Selasa (22/4). Dengan level resistance di 7.700, pivot 7.600, dan support di 7.500.“Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih sideways pada kisaran 7.500-7.700. Namun jika menembus 7.500, IHSG berpotensi menguji level 7.450-7.480,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.Pelemahan IHSG terjadi seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali memicu kenaikan harga minyak mentah. Kondisi tersebut memudarkan harapan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat. Seluruh sektor tercatat mengalami koreksi, dengan tekanan terbesar pada sektor properti yang turun 2,04 persen.Kapal dan perahu di Selat Hormuz di lepas pantai Musandam, Oman, Senin (20/4/2026). Foto: REUTERSDari sisi domestik, nilai tukar rupiah justru menguat 0,12 persen ke level Rp 17.168 per dolar AS di pasar spot, di tengah pelemahan mayoritas mata uang Asia lainnya. Kenaikan harga BBM non-subsidi turut mengurangi tekanan terhadap beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), meskipun pemerintah masih menahan harga Pertalite dan Pertamax guna menjaga daya beli masyarakat.Di sektor perbankan, data Bank Indonesia menunjukkan rasio kredit bermasalah (NPL) properti naik menjadi 3,24 persen pada Februari 2026, dari 2,99 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, pertumbuhan kredit properti masih tercatat tinggi sebesar 13,7 persen secara tahunan. Phintraco memperkirakan Bank Indonesia belum akan menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) dalam Rapat Dewan Gubernur pada Rabu (22/4).Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati pada perdagangan Selasa (21/4), yakni IMPC, BRMS, TAPG, SMDR, dan DSNG.Sementara itu, MNC Sekuritas menilai IHSG masih didominasi tekanan jual dan berpotensi melanjutkan koreksi dalam jangka pendek.“Kami memperkirakan IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area terdekat di kisaran 7.245-7.527 untuk menutup beberapa gap,” tulis MNC Sekuritas.MNC Sekuritas juga memberikan sejumlah rekomendasi saham, di antaranya MBMA, PTBA, TAPG, VKTR, XPIN.***Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu instrumen investasi.