Operasi penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan serentak di lima wilayah DKI Jakarta, Jumat (17/4/2026). Salah satunya di saluran PHB Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menghasilkan tangkapan lebih dari tiga ton ikan sapu-sapu dengan melibatkan sejumlah personel di lapangan. Operasi penangkapan ikan sapu-sapu di Setu Babakan berlangsung selama tiga jam. Terhitung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengendalian populasi ikan sapu-sapu yang dinilai semakin mendominasi perairan di wilayah Ibu Kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan bahwa keberadaan ikan ini telah mencapai sekitar 60 persen dari populasi ikan di sungai-sungai Jakarta. Sebagai informasi, ikan sapu-sapu dikenal sebagai spesies invasif yang berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem. Kehadirannya berdampak langsung terhadap kelangsungan hidup ikan lokal karena ikan ini memakan telur ikan lain, terutama spesies endemik. Kondisi tersebut menyebabkan populasi ikan asli sulit berkembang dan terancam menurun.