Staf Khusus Menkomdigi, Alfreno Kautsar saat memberikan paparan mengenai Kampung Internet di Koeta, Lombok pada Selasa (21/4/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparanKementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah membangun 1.282 Kampung Internet yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Sejauh ini, sudah ada 22 desa pelosok yang dibangun Kampung Internet.“Kita berhasil membuat 1.282 titik akses di 22 desa, 10 kabupaten, 15 kecamatan, dan 6 provinsi,” kata Staf Khusus Menkomdigi, Alfreno Kautsar Ramadhan, di Lombok, Selasa (21/4).Adapun 22 desa pelosok itu terletak di Sumut, Banten, Jabar, Jateng, Lampung, hingga NTT.Alfreno menjelaskan, program Kampung Internet ini bertujuan untuk mendorong transformasi digital di sektor komersil pada wilayah-wilayah pelosok.“Di program 2025 ini, kita mendukung rumah tangga, UMKM, serta fasilitas umum yang memang bisa mengakomodir transformasi digital,” sebut Alfreno.Ia mengungkapkan, sebelum adanya Kampung Internet, para pelaku usaha di pelosok harus menempuh jarak berkilo-kilometer demi mengakses internet. Dengan program ini diharapkan akan mempermudah masyarakat.“Sehingga inisiatif ini membantu mereka, enggak perlu lagi 5-7 km untuk ke hotspot tertentu, mendapatkan akses internet yang stabil,” tutur Alfreno.Ilustrasi siswa. Foto: Pramata/ShutterstockSelain itu, Alfreno menyebut, para pelajar juga mendapatkan manfaat dari hadirnya Kampung Internet. Menurut dia, para pelajar jadi bisa mengakses konten edukasi di internet.“Itu anak-anak sekolah. Mereka bisa ke fasum, mereka bisa ke mana, bisa sharing internet. Ternyata mereka juga suka nonton atau baca educational content,” ujar Alfreno.Alfreno menegaskan, program ini juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya mereka yang ada di pedesaan.“Kita menyediakan akses internet, ke desa-desa, ke UMKM, fasum (fasilitas umum), hingga rumah tangga, lalu tumbuhnya itu kita bisa mengembangkan kapasitas SDM-nya. Jadi, yang kita tuju ke depannya, Komdigi melalui kampung internet itu memberdayakan masyarakat loh,” jelas Alfreno.Program Kampung Internet merupakan bagian dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 untuk pemerataan infrastruktur digital di seluruh Indonesia. Komdigi menargetkan pembangunan fixed broadband sebesar 90% di tingkat kecamatan pada tahun 2029 dengan kecepatan mencapai 100 Mbps.