Saat Pemprov DKI Gelar Operasi Anti Ikan Sapu-sapu Besar-besaran

Wait 5 sec.

Petugas gabungan menangkap ikan sapu-sapu di sungai yang berada di samping Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanPemprov DKI Jakarta tengah serius memberantas ikan sapu-sapu dari sungai-sungai di Jakarta. Terbaru Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, meninjau langsung operasi penangkapan ikan sapu-sapu di kawasan perumahan elite di Jalan Janur Elok, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (17/4).Operasi ini merupakan bagian dari gerakan serentak di lima wilayah kota administrasi Jakarta untuk mengendalikan populasi ikan invasif tersebut. Pramono menuturkan ikan sapu-sapu telah mendominasi perairan Jakarta. Diperkirakan lebih dari 60% ikan sapu-sapu berada di Jakarta.“Dan ikan ini sangat-sangat invasif, kemudian juga membuat ikan-ikan lain yang ada di tempat itu, terutama yang endemik lokal, hampir semuanya tidak bisa bertahan hidup karena telurnya dimakan. Dan kemudian juga yang paling berbahaya adalah, kemarin dalam rapat saya dilaporkan oleh Kepala KKP bahwa pada ikan ini rata-rata kadar residunya sudah di atas 0,3,” ujar Pramono.“Dan itu berbahaya sekali. Kalau itu kemudian dikonsumsi akan berbahaya, dan kalau dibiarkan maka dia akan merusak, karena saat membuat sarang, dia menggerogoti dinding dan sebagainya,” lanjutnya.Menurut Pramono, operasi penangkapan di Kelapa Gading menunjukkan hasil signifikan. Awalnya target tangkapan diperkirakan sekitar 150 kilogram, namun jumlah yang terkumpul diproyeksikan melampaui 200 kilogram.Lokasi operasi penangkapan ikan sapu-sapu di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (18/4/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparanKegiatan di Kelapa Gading tersebut juga diwarnai pemberian intensif oleh Ketua RW 06 Kelapa Gading Barat. Ia menghargai Rp 5 ribu per kilogram ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap warga. Ikan itu akan tetap dimusnahkan.“Saya hanya spontan merespons apa yang Pak Gubernur instruksikan ke wilayah DKI Jakarta untuk mengendalikan hama polusi ikan sapu-sapu ini. Ini hanya spontan dengan teman saya pembina ataupun penasihat RW 06 ini yaitu Haji Amir,” ujar Ikhsan di lokasi.“Nah, sebagai imbalan atau pun iming-iming untuk memotivasi, ya di wilayah sini nih kita hargain per kilo Rp 5 ribu dan uang sakunya begitu, nanti khusus untuk wilayah RW 06 begitu. Kalau nanti seluruh Jakarta ribet saya, waduh,” lanjutnya berseloroh.Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapuWarga mengangkut ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO Operasi serentak yang digelar pada Jumat (17/4) itu berhasil menangkap total 6,98 ton ikan sapu-sapu. Jumlah itu merupakan hasil kerja selama 3,5 jam.Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok merinci, hasil tangkapan terbesar berasal dari Jakarta Selatan dengan total 63.600 ekor atau setara 5.300 kilogram (5,3 ton), yang ditangkap di Pintu Air Outlet Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa.Sementara itu, di Jakarta Timur tercatat 4.128 ekor dengan berat 825,5 kilogram dari 10 titik kecamatan. Di Jakarta Pusat, sebanyak 536 ekor dengan berat 565 kilogram ditangkap di tujuh titik kecamatan.Adapun di Jakarta Utara, jumlah tangkapan mencapai 545 ekor dengan berat 271 kilogram di Saluran PHB RW 06, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading. Sedangkan di Jakarta Barat, sebanyak 71 ekor dengan berat 17 kilogram ditangkap di Kali Anak TSI, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng.“Total 68.880 ekor atau 6.979,5 kg,” tutur dia.Pasukan Khusus DisiapkanGubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meninjau operasi sapu-sapu di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparanGubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan penanganan ikan sapu-sapu di Jakarta tak hanya bersifat seremonial, tetapi akan dilakukan secara rutin. “Pasukan khusus” untuk fokus mengendalikan populasi ikan invasif tersebut disiapkan.“Yang pertama pasti akan dilakukan secara rutin dan diperluas. Karena tidak cukup hanya kemudian yang bersifat seremonial seperti ini. Secara khusus nanti kami akan tugaskan PPLH yang bertugas untuk itu. PPLH khusus untuk mengurangi dominasi ikan sapu-sapu,” ujar Pramono usai meninjau operasi penangkapan ikan sapu-sapu di Kelapa Gading, Jumat (17/4).Menurut dia, pembentukan penugasan khusus ini menjadi langkah strategis karena laju perkembangbiakan ikan sapu-sapu tergolong sangat cepat.