Uji coba bus listrik Kalista dengan Sumber Alam rute Bekasi-Yogyakarta. Foto: Fitra Andrianto/kumparanUji coba bus listrik yang dilakukan PO Sumber Alam telah rampung dilakukan. Pengujian ini menjadi bagian dari eksplorasi penggunaan kendaraan listrik di sektor transportasi.Selama masa uji coba, bus listrik dioperasikan dalam kondisi nyata. Hal ini dilakukan untuk melihat performa kendaraan dalam aktivitas harian.Direktur Utama PT PO Sumber Alam Ekspres, Anthony Steven Hambali, mengatakan pengujian berlangsung pada Mei hingga September 2025.Dalam kurun waktu tersebut, berbagai aspek diuji secara menyeluruh. Mulai dari efisiensi, kenyamanan, hingga penerimaan pengguna.Uji coba bus listrik Kalista dengan Sumber Alam rute Bekasi-Yogyakarta. Foto: Fitra Andrianto/kumparan“Bus listrik sudah selesai percobaan rutenya, unit sudah dikembalikan ke Kalista,” kata Anthony kepada kumparan, Senin (13/4/2026).Ia menjelaskan, pengujian dilakukan agar mendapatkan gambaran nyata sebelum memutuskan penggunaan jangka panjang. Hasilnya menjadi bahan evaluasi penting.“Jadi kita coba dulu di operasional, lihat bagaimana performanya di lapangan, bukan hanya di atas kertas,” ujarnya.Meski hasilnya cukup positif, perusahaan belum memiliki rencana lanjutan. Terutama untuk penggunaan di trayek jarak jauh.“Saat ini Sumber Alam belum ada rencana menggunakan bus listrik untuk trayek Jogja–Jakarta,” ungkapnya.Uji coba bus listrik Kalista dengan Sumber Alam rute Bekasi-Yogyakarta. Foto: Fitra Andrianto/kumparanIa menambahkan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan banyak faktor. Salah satunya kesiapan sistem operasional dan infrastruktur.Menurutnya, adopsi bus listrik tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Perlu perhitungan matang agar tetap sesuai dengan kebutuhan bisnis.Sebelumnya Sumber Alam dan Kalista melakukan uji coba bus listrik dengan rute Yogyakarta-Bekasi. Bus memulai perjalanan dari Garasi Sumber Alam Yogyakarta dengan baterai berkapasitas 303 kWh terisi penuh. Uji coba bus listrik Kalista dengan Sumber Alam rute Bekasi-Yogyakarta. Foto: Fitra Andrianto/kumparanRute yang ditempuh meliputi Pool Sumber Alam Kutoarjo, Rest Area Ajibarang, Rest Area Cikamurang, hingga Pool Sumber Alam Pondok Ungu di Bekasi. Total jarak yang dicatat mencapai 543 kilometer dengan efisiensi energi rata-rata 1,5 km/kWh.Dari sisi biaya operasional, penggunaan bus listrik terbukti lebih efisien, dengan penghematan energi hingga 52 persen dibandingkan bus konvensional.