Dua Pilot di AS ‘Mengeong’ dan ‘Menyalak’ di Radio ATC Bandara, FAA Selidiki

Wait 5 sec.

Bandara Ronald Reagan. Washington DC, Amerika Serikat Foto: Shutter StockKomunikasi pilot pesawat umumnya menggunakan frekuensi radio kontrol lalu lintas udara (ATC) di bandara untuk menyampaikan hal-hal penting terkait penerbangan.Namun, kejadian di Amerika Serikat (AS) ini di luar kelaziman karena pilot terdengar menirukan suara kucing dan anjing."Meong… meong," ujar seorang pilot.Pilot lain di frekuensi yang sama menyahut, "Guk… guk!"Ilustrasi petugas Air Traffic Controller Foto: Flickr / Johnson BarrosBelum diketahui dari maskapai mana kedua pilot itu bekerja. Yang jelas, perilaku mereka membuat otoritas penerbangan sipil AS, Federal Aviation Administration (FAA), turun tangan menyelidiki.Mengutip ABC News, suara mengeong tersebut terdengar melalui frekuensi ATC di Bandara Nasional Ronald Reagan Washington pada 12 April. Rekaman audio itu direkam dan diperoleh dari ATC.com.Pilot yang menirukan suara kucing itu ditegur oleh seseorang di frekuensi yang sama—diduga petugas ATC—dengan mengatakan, "Kalian harus bersikap seperti pilot profesional."Tower Tempat Petugas Air Traffic Controller Bekerja Foto: Flickr / panache2620Teguran itu justru dibalas dengan suara meong dan gonggongan.Respons para pilot tersebut membuat penegur kesal. Ia pun kembali berujar, "Pantas saja kalian masih menerbangkan RJ."RJ berarti pesawat jet regional. Banyak pilot di awal karier memulai dengan menerbangkan pesawat untuk maskapai regional.FAA langsung turun tangan menyelidiki peristiwa yang rekamannya viral tersebut.Dalam pernyataan yang dilansir NBC Washington, FAA menyatakan: "FAA melarang pilot melakukan percakapan yang tidak penting saat berada di bawah ketinggian 10.000 kaki. Percakapan harus berkaitan dengan pengoperasian pesawat yang aman. FAA menyelidiki setiap situasi yang diduga melibatkan pelanggaran oleh pilot."Praktisi penerbangan di AS pun terbelah menyikapi peristiwa ini. Sebagian menilai frekuensi komunikasi harus dijaga kesakralannya, sementara yang lain berpendapat sedikit kelakar dapat membantu meredakan ketegangan.